JELANG PEMILUKADA, FITUR DPT ONLINE MILIK KPU KAB. PASURUAN, BANJIR PENGUNJUNG

Rabu, 23 Januari 2013 15:01:20 - oleh : eka

JELANG PEMILUKADA, FITUR DPT ONLINE MILIK KPU KAB. PASURUAN, BANJIR PENGUNJUNG

Peningkatan akses masyarakat terhadap website milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan yang terjadi dalam sebulan terakhir, sebagai pertanda, kalau KPU menerima banyak masukan dari masyarakat tentang DPT online. Kalau sebelumnya jumlah user atau pengguna website KPU masih dibawah 1 juta orang, tapi terhitung sampai 10 Januari 2013, sudah naik menjadi di atas 1 juta pengguna. Ini kata HARI MOERTI Divisi Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan, dalam sesi dialog interaktif di program Halo Selamat Pagi – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Pasuruan, 11 Januari 2013. 

Selain itu, indikator kenaikan traffic atau penggunaan website juga diketahui, dari banyaknya masukan dan konfirmasi yang diterima KPU. Ini sesudah mereka, masyarakat yang menanyakan, mengakses informasi DPT di fitur website KPU, yaitu DPT online. Fungsinya, memberikan daftar nama-nama masyarakat yang sudah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilukada tahun 2013.

HARI mengatakan, bagi masyarakat yang sebelumnya pernah mengkonfirmasi kalau namanya masih belum tercantum di DPT online, maka bisa mengecek ulang di website KPU. Karena, bisa jadi, data awal yang dilihat itu masih sebatas Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang pernah ditampilkan website.   

Sementara, KPU juga tetap menggunakan cara konvensional. Caranya, dengan menempelkan DPT di masing-masing balai desa. Karena pada prinsipnya, DPT online yang ada di website KPU, hanya membantu masyarakat yang terbiasa online, ataupun tidak sempat datang ke balai desa.

Hasil rekapitulasi terbaru yang dilakukan sampai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), ada perubahan jumlah DPT. Dari DPS ke DPT, ada penambahan dari 1 juta 1.000 sekian orang, sekarang menjadi 1.142.093 pemilih yang tersebar di 2369 TPS (Tempat Pemungutan Suara). Dimana jumlah tersebut terbagi menjadi sebanyak 559.782 adalah pemilih laki-laki, sementara sisanya yakni sebesar 582.311 adalah pemilih perempuan.

Untuk memastikan kevalidan data DPT supaya terhindar dari DPT ganda, KPU menggunakan aplikasi. Tolok ukurnya menggunakan 3 variabel. Yaitu  nama, tempat tanggal lahir dan desa domisili. Sesudah DPT ditetapkan, semua logistik kebutuhan pemilukada akan dicetak oleh rekanan gabungan. KPU sendiri juga menyiapkan desain surat undangan atau formulir C-6 dengan baik.  Karena nantinya, C-6 tidak ditulis tangan, melainkan dicetak bersama dengan Kartu Pemilih.

Dalam peraturan KPU, Kartu Pemilih masih digunakan di Pemilukada nanti. Sesudah DPT  ditetapkan, nama-nama yang tercantum dalam DPT itu akan diberi  Kartu Pemilih  dan C-6 atau Surat Undangan. Kurang dari seminggu sampai pemilukada dilaksanakan, KPU akan menunjukkan lokasi sekaligus menetapkan nomor urut TPS di masing-masing desa. Pada saat menuju tempat TPS,  tentunya masyarakat harus membawa surat undangan dan KTP .

Sementara itu, ZAINAL ABIDIN Ketua KPU Kabupaten Pasuruan berharap, salah satu syarat pokok bagian dari sekian banyak item yang dikelola KPU, adalah setiap pasangan calon harus mencantumkan dan menyerahkan tim kampanye. Baik tim kampanye tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten. Karena mereka yang bertugas mengawal kampanye yang akan dilakukan. Untuk itu, KPU berharap, tim itu harus benar-benar mantap dan memiliki pengetahuan yang baik dan kerja yang maksimal. Serta mampu mendesain kampanye yang berkualitas dan martabat.

Dalam satu ring waktu kampanye, setiap pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan program kerja yang dimiliki. Yang perlu ditekankan kepada masyarakat, calon pemilih tidak hanya melihat figur dari keenam pasangan calon saja. Tapi, mereka harus melihat visi dan misi dari setiap pasangan calon. Sehingga, mereka sudah memiliki bekal pengetahuan, ketika datang ke TPS pada waktu pemilukada nanti.

ZAINAL mengatakan, satu hal yang harus ditinggalkan untuk kampanye pemilukada kali ini, adalah kampanye yang hanya menitikberatkan pada kegiatan konvoi saja. Atau berupa hiburan-hiburan yang tidak memberikan pendidikan. Sekalipun memang, kegiatan itu sebenarnya menarik bagi masyarakat. Di sisi lain, KPU berharap, setiap pasangan calon mampu mendesain kampanyenya dengan seksama. Sehingga tidak hanya menjadi pesta demokrasi, tapi menjadi benar-benar memberikan pendidikan politik yang baik.

Dalam ring waktu kampanye, KPU akan menyelenggarakan Debat Publik untuk keenam pasangan calon. Tujuannya, supaya setiap pasangan calon, bisa saling berargumen dan beradu program yang akan dijalankan nanti. Tentunya, dibutuhkan partisipasi aktif  masyarakat untuk menyaksikannya, supaya mereka tahu, figur calon mana yang akan mereka pilih di pemilukada nanti.

Diketahui, 3 Maret 2013, KPU menyelenggarakan Pemilukada Kabupaten Pasuruan yang akan memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, untuk periode 2013-2018. ZAINAL ABIDIN Ketua KPU Kabupaten Pasuruan berharap, jangan sampai ada satu orang pun tidak melakukan pencoblosan alias golput. Tapi, ketika pemilukada nanti, kondisi masyarakat harus fit dan tidak boleh gugup.  Sedangkan KPU sendiri juga berkonsentrasi  dan berupaya untuk memaksimalkan hak pilih dalam pemilukada. (EKA MARIA)

| More

Berita "Agama" Lainnya