PANWASLU LARANG SEGALA BENTUK KAMPANYE DILUAR JADWAL

Jum`at, 25 Januari 2013 11:44:47 - oleh : eka

PANWASLU LARANG SEGALA BENTUK KAMPANYE DILUAR JADWAL

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pasuruan melarang semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan 2013, melakukan kegiatan kampanye, diluar waktu yang ditentukan. Demikian kata SURYONO Ketua Panwaslu Kabupaten Pasuruan, dalam sesi perbincangan singkatnya di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Pasuruan, Rabu 23 Januari 2013.

Dalam penerapan aturan larangan kampanye diluar jadwal ini, Panwaslu tidak hanya berpedoman pada Undang-Undang Pemilukada saja. Tapi juga mengacu  Kesepakatan Bersama Pasangan Calon yang dibuat 10 Desember 2012 lalu. Yang menyebutkan, kalau pemasangan segala bentuk alat peraga, hanya boleh dilakukan pada waktu masa kampanye.  Jadi, apapun bentuk kampanye yang dilakukan, DILARANG! Sekalipun sifatnya persuasif atau bernada ajakan.         

Di program Halo Selamat Pagi,SURYONO mengatakan, masa kampanye yang sudah  ditetapkan, sekitar 14 hari. Yaitu mulai 14 sampai 27 Februari 2013. Artinya, sebelum dan sesudah melampaui waktu yang ditentukan, semua pasangan tidak diperbolehkan melakukan kampanye. Termasuk memasang alat peraga, berupa baleho, banner atau poster profil pasangan. Sedangkan bagi mereka yang sekarang sudah memasang alat peraga, harus segera diturunkan.

Ada toleransi waktu yang diberikan kepada tim sukses pasangan, untuk menurunkannya,  maksimal sampai 20 Januari 2013. Tapi kalau semisal masih ada alat peraga yang terpasang melebihi dari batas waktu yang ditentukan, Panwaslu akan menertibkannya. Akan disimpan menjadi barang bukti, sekaligus dilakukan pendataan untuk menuju berita acara pelanggaran masa kampanye, sesuai Undang-Undang Pemilukada. Termasuk ada kemungkinan akan dilanjutkan dengan pemberian sanksi dari tindakan pelanggaran yang dilakukan.            

Pantauan SURYONO, sampai sekarang, masih banyak alat peraga berupa banner bergambar profil pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, yang terpasang tersebar di sepanjang jalan. Baik di jalan protokol maupun di jalan pedesaan. Sedangkan semisal ada alat peraga yang dipasang dikendaraan umum, Panwaslu akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan, untuk melakukan operasi penertiban bersama.

Panwaslu sendiri bersikap terbuka terhadap laporan dari masyarakat terkait temuan pelanggaran pemilukada, dalam bentuk apapun. Baik secara tertulis maupun lisan. Semuanya akan ditindaklanjuti Panwas Lapangan, untuk dikroscek lebih lanjut.  SURYONO berharap, masyarakat berperan aktif dalam melakukan pemantauan jalannya pemilukada Kabupaten Pasuruan. Sehingga bisa terlaksana dengan jujur dan adil, sesuai keinginan bersama.

Minimal, masyarakat responsif terhadap segala bentuk pelanggaran pemilukada, untuk kemudian dilaporkan ke Panwaslu. Sehingga bisa bersinergi dengan tugas yang akan diemban oleh sekitar 575 Panwaslu Lapangan, 72 Panwas Kecamatan dan personil Panwas Kabupaten.    

Di sisi lain, Panwaslu juga berharap kepada ke-6 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, bisa mematuhi aturan dan ketentuan yang ada. Terutama,  tidak melakukan kampanye diluar waktu yang ditentukan. Sebaliknya, bersama-sama mewujudkan pemilukada yang jujur dan adil, untuk membangun Kabupaten Pasuruan yang jauh lebih baik. 

Sementara itu, Rabu 23 Januari 2013 lalu, Panwaslu menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bintek) bagi para Panwas Lapangan. Kata SURYONO,  fokusnya, membekali mereka untuk menyukseskan pemilukada. Berupa teknik cara melakukan penindakan awal terhadap pelanggaran pemilukada secara preventif. Jadi, semisal ada pelanggaran, Panwas Lapangan lebih diarahkan melakukan tindakan preventif terhadap pelanggaran pemilukada.

Materi lain yang juga diberikan, bagaimana cara Panwas Lapangan supaya bisa mengambil barang bukti, melakukan pengawasan sampai penindakan terhadap adanya pelanggaran pemilukada yang kemungkinan terjadi. Tidak terkecuali, pemberian bekal spiritual yang tujuannya memberikan semangat kepada semua Panwas Lapangan dalam menyukseskan pemilukada Kabupaten Pasuruan, 3 Maret 2013.  

Diberitakan sebelumnya, Jum’at 18 Januari 2013 lalu, Panwaslu mengirimkan surat pemberitahuan, perihal pelarangan pemasangan iklan kampanye di media cetak dan elektronik di Pasuruan. Surat tersebut bernomor 111/PANWASLU-KAB/PAS/1/2012, tertanggal 16 Januari 2013 dan ditujukan kepada pimpinan masing-masing media, untuk selanjutnya segera ditanggapi.

Dalam surat itu, disebutkan apabila masa kampanye, baru akan dilaksanakan mulai 14 sampai 27 Februari 2013. Menurut SURYONO Ketua Panwaslu Kabupaten Pasuruan, peran media dalam pemilukada sangat besar. Terutama untuk memberikan pengaruh terhadap masyarakat dalam hal apapun. Termasuk tingkat kepercayaan akan pasangan mana yang akan dipilih, dalam Pilkada 3 Maret mendatang.

Kalau semisal ada media yang mengiklankan salah satu pasangan diluar jadwal kampanye, mereka dinyatakan telah melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu. Karena itu, Panwaslu mengajak seluruh media di Pasuruan, untuk bersama-sama menyukseskan setiap tahapan pemilukada Kabupaten Pasuruan 2013. (EKA MARIA)

| More

Berita "Politik" Lainnya