11Nov2017

Sukses Tingkatkan Derajat Sosial Kemasyarakatan, Pemkab Pasuruan Raih Anugerah PANDU NEGERI 2017

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meraih Anugerah PANDU Negeri 2017 Kategori kategori penghargaan khusus untuk pemerintah daerah dengan kinerja dan tata kelola baik, serta inovasi Kepala Daerah dalam meningkatkan derajat social ekonomi daerah.

Anugerah tersebut diberikan oleh Ketua Dewan Penasehat IIPG (Indonesian Institute for publik Governance) yang juga merupakan Mantan Wakil Presiden RI 2009-2014, Prof Dr Boediono (Wakil Presiden RI 2009-2014) dan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, dalam acara Anugerah PANDU NEGERI 2017, di Financial Hall, Financial Club, Jakarta, Jumat (10/11/2017) malam.

Di sela-sela kesibukannya, Bupati Irsyad menyampaikan ucapan terima kasih kepada IIPG yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan kepada Pemkab Pasuruan, terutama kepada dirinya yang dianggap telah berhasil meningkatkan derajat social ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

"Anugerah ini tak lain sebagai motivasi dalam menjalankan tugas. Saya sangat  bersyukur bahwa Kabupaten Pasuruan mendapatkan anugrah pandu negeri 2017. Itu tandanya banyak pihak-pihak yang telah melihat seluruh kegiatan, kebijakan hingga perubahan yang ada di Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Dengan penghargaan yang diraihnya dari IIPG, Irsyad berharap dapat diikuti dengan peningkatan kinerja seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) hingga staf di bawahnya. Utamanya adalah bagaimana dalam menjalankan pekerjaan yang sesuai dengan Peraturan dan Undang-Undang Kepegawaian.

“Esensi bekerja itu adalah ibadah. Kalau apa-apa kita niati dengan ibadah, maka jatuhnya adalah menjalankan pekerjaan sesuai dengan aturan yang benar. Tidak ada yang namanya penyelewengan anggaran, bolos kerja dengan alasan yang tak masuk akal, apalagi sampai ada laporan staf yang tersangkut dengan hokum, berarti itu tidak diniati dengan ibadah, simpel sekali,” tegas pria yang baru genap berusia 47 tahun pada tanggal 10 November 2017 lalu.

Sementara saat disinggung tentang upaya peningkatan derajat social enonomi masyarakat, Irsyad menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan memiliki program yang mengarah pada upaya pencapaian Visi dan Misi Kepemimpinannya selama 5 tahun. Terutama adalah fokus pembangunan di setiap tahunnya, di mana Irsyad mencontohkan bahwa tahun 2017 fokus pada upaya pemerataan investasi guna menekan disparitas (kesenjangan wilayah) barat dan timur, melalui berbagai macam upaya, seperti pembangunan Rumah Sakit di Kecamatan Grati, Review RTRW, panen jagung hibrida di Kecamatan Lumbang, hingga pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang ditempatkan di wilayah timur.

“Pembangunan RS sampai sekarang masih berjalan dengan harapan begitu sudah beroperasi, maka warga Nguling, Grati, Rejoso, Lumbang, Puspo, Pasrepan, Rejoso, dan sekitarnya bisa langsung mengaksesnya tanpa harus ke RS Bangil. Kita juga lagi gencar-gencarnya mempromosikan investasi di wilayah timur, ada Mega Proyek Umbulan di Kecamatan Winongan yang sudah diresmikan oleh Pak Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dan kita gelar kegiatan di wilayah timur seperti Gerak Jalan, Olahraga Tradisional, Pameran, Job Fair, dan kegiatan lainnya. Ini adalah bagian dari fokus kami yang harus kami selesaikan sampai tahun berakhir,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Anugrah PANDU NEGERI merupakan ajang pemberian penghargaan yang dilaksanakan oleh IIPG untuk pemerintah provinsi, kabupaten/kota terbaik serta pemimpin yang inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah. Pemberian Anugerah Pandu Negeri 2017 berdasarkan penilaian kinerja dan tata kelola pemerintahan sejumlah 34 pemerintah provinsi, 416 pemerintah kabupaten dan 98 pemerintah kota di Indonesia, dengan melihat aspek performance (pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, breaktrough result) dan Aspek Governance (tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan dan anti korupsi) sebagai kriteria penilaian.

Wakil Presiden ke 11 Prof Dr Boediono, yang juga Ketua Dewan Pengarah Penghargaan Anugerah Pandu Negeri berharap dengan pemberian penghargaan ini dapat mendorong Pemerintah Daerah dan Kepala Daerah semakin bersemangat meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan.

"Melalui Anugerah Pandu Negeri ini IIPG sangat berharap agar pemimpin daerah yang kinerja dan tata kelolanya baik bisa terus meningkatkan kinerja dan menjadi pemimpin di tingkat nasional," ujarnya. (emil)

 

  • 17:07:58
  • emil
  • 90 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

NOV 25

Majlis Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW.

Majlis Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW. dalam rangka HUT Kabupaten Pasuruan Ke-1088

07:00 am - 15:00 pm

25 Nop 2017 (Tanggal Berakhir)

Depan Kantor Pemkab Pasuruan Raci Bangil - Pasuruan

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga