09Jan2018

Ketemu Istri Wagub Jatim Dan Bupati Pasuruan, Puluhan Penyandang Ex Psikotik Curhat Ingin Pulang

Merasa tak lagi gila dan ingin berkumpul dengan keluarganya, puluhan penyandang ex psikotik (bekas penyandang penyakit jiwa) binaan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan curhat ke Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Propinsi Jawa Timur, Ny Syaifullah Yusuf, Selasa (09/01/2018).

Curhatan mereka disampaikan dalam sebuah puisi berjudul "Kerinduanku" yang dibacakan oleh Sumiati (54), salah satu penyandang ex Psikotik di hadapan Ny Fatma, kemudian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf, dan undangan lainnya.

Dengan sangat lantangnya, Sumiati mensyairkan satu demi satu kata-kata puisi dengan penuh penghayatan. Bahkan, sesekali dirinya tak kuasa menahan air mata, saking rindunya dengan keluarga yang meninggalkannya.
"Kerinduanku. Akankah esok masih ada untukku. Mungkinkan rindu ini khan terobati. Adakah anak dan saudaraku yang iba dan peduli padaku kini. Sungguh, kerinduanku ini tak lagi terbendung. Semoga rinduku akan berbalas dengan menjemputku," teriak Sumiati dengan semangatnya.

Mendengar puisi yang dibacakan Sumiati, sontak saja membuat terharu seluruh undangan, tak terkecuali Ny Fatma dan Ny Lulis. Setelah puisi selesai dibacakan, keduanya langsung memeluk Sumiati sembari menguatkan mental dan hati nya agar segera bisa bertemu dengan keluarganya.

"Kita tidak tahu takdir kita nanti seperti apa. Keberadaan para penyandang ex Psikotik ini tentu saja harus kita perhatikan. Karena mereka juga punya harapan dan semangat untuk sembuh, meski prosesnya tidak sama dengan orang lain yang mengalami sakit secara fisik," kata Fatma dalam sambutannya.

Menurut Fatma, BKOW memiliki program yang berhubungan dengan upaya mendukung langkah Pemprov Jatim dalam mengentaskan orang gila (orgil) atau populer dengan sebutan ex Psikotik. Salah satunya melalui Bhakti Sosial yang dilakukan pada hari ini.

"Kita berikan bantuan handuk, makanan dan pakaian supaya mereka bisa gunakan bergantian. Selain kepada penyandang, kita juga berikan bantuan uang untuk para pendamping dan pengasuh ex Psikotik supaya mereka juga semakin semangat dalam menyembuhkan orang-orang ini," imbuhnya.

Sementara itu, Sukardi selaku Kepala UPT Rehsos Bina Laras Pasuruan menjelaskan, jumlah penyandang ex Psikotik yang dibina sebanyak 254 yang terbagi menjadi 161 laki-laki dan 93 perempuan. Dari jumlah tersebut, 200 penyandang ditempatkan di Pasuruan, sedangkan 54 penyandang dibina di Banyuwangi.

"Kita lakukan banyak pembinaan bekerja sama dengab Rumah Sakit Jiwa Lawang, pengecekan kesehatan setiap sebulan sekali (termasuk di dalamnya memberikan rujukan maupun obat untuk penyandang), bimbingan mental spiritual seperti mengaji serta keterampilan mulai dari pertukangan kayu, pembuatan keset dan kemoceng (pembersih debu) serta terapi secara berkala," jelasnya.

  • 17:40:58
  • emil
  • 242 kali dilihat
  • Umum
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga