PSB 2012/2013, Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan Terapkan Ujian Tertulis

Senin, 14 Mei 2012 07:40:02 - oleh : dispendik

PSB 2012/2013, Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan Terapkan Ujian Tertulis

PASURUAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan membuat kebijakan baru dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2012-2013. Setiap siswa yang akan mendaftar di SMP maupUN SMA Negeri yang dituju, harus mengikuti ujian akademik, yang akan dilaksanakan 3 Juli mendatang.

Dalam tes tertulis itu, para siswa akan diberikan 100 butir soal, sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional.

Untuk SMP misalnya. Penguji akan membagikan soal yang diambil dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Sementara untuk SMA, hanya ditambah dua mata pelajaran yakni Bahasa Inggris, dan satu mata jurusan, baik IPA, IPS ataupun jurusan yang lain.

Kebijakan tersebut disampaikan Hasbullah, Kabid Sekolah Lanjutan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, saat mempersiapkan sosialisasi kebijakan tersebut, ke berbagai sekolah lanjutan di Kabupaten Pasuruan siang tadi (Jumat, 11 Mei 2012).

Menurutnya, bobot nilai tes tulis jauh lebih sulit ketimbang ujian nasional kemarin.

Lebih lanjut, Hasbullah menegaskan, dari 100 % nilai selama tes berlangsung, 60 % nya merupakan nilai yang didapatkan siswa dalam ujian nasional, sedangkan 40 % sisanya didapatkan dari hasil ujian tulis yang akan digelar serentak dua bulan mendatang.

"Khusus untuk siswa yang berprestasi dalam OSN (Olimpiade Sains Nasional) maupun O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional berbeda," tegas Hasbullah.

Perbedaan yang dimaksud adalah apabila siswa berprestasi dengan meraih minimal juara I OSN maupun O2SN tingkat kabupaten, maka siswa langsung masuk dan diterima di sekolah yang dituju.

Sementara, untuk siswa yang meraih juara II, dan III tingkat Kabupaten tetap harus mengikuti ujian tulis, sekalipun memiliki satu nilau plus.

Selain itu, ada beberapa piagam penghargaan yang bisa menambah nilai tersendiri bagi siswa, terutama bagi mereka yang meraih juara I tingkat kecamatan, juara II tingkat Kabupaten atau propinsi.

Untuk satu siswa SD/MI yang meriah juara OSN tingkat kecamatan, berarti sudah mengantongi 0,50 atau nilai setengah. Untuk juara II tingkat kabupaten, akan mendapat tambahan nilai 0,75. Begitu juga dengan juara III tingkat Kabupaten akan mendapat nilai 0,50. Sementara, untuk juara III tingkat propinsi, akan mendapat nilai 1,0.

Hal yang sama juga diberlakukan bagi siswa SMP/MTs yang akan masuk ke jenjang SMA. Untuk juara II OSN tingkat kabupaten, akan mendapat tambahan nilai 0,75. juara II tingkat kabupaten mendapat 0,50, juara III tingkat propinsi mendapat nilai 1,0 dan sertifikat bilingual dengan tambahan nilai 0,75. (EMIL) (suarapasuruan.com)

 

| More

Berita "Berita SKPD" Lainnya