Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

467 ODGJ di Kabupaten Pasuruan, Sudah Divaksin Sinopharm

Gambar berita
04 Oktober 2021 (12:20)
Kesehatan
2888x Dilihat
0 Komentar
admin

Vaksinasi ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Kabupaten Pasuruan hingga kini mencapai  72,96%.

Dari catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, jumlah sasaran vaksinasi khusus ODGJ sebanyak 640 orang. Dari jumlah tersebut, ODGJ yang sudah divaksin sebanyak 467 orang, dan 173 orang lainnya belum divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Syaiful Anam mengatakan, untuk para ODGJ yang belum divaksin disebabkan pada kondisi yang belum memungkinkan. Sehingga vaksinasi pun, akhirnya ditunda.

"Kita lihat bagaimana kondisi para ODGJ dulu. Apakah sudah tenang atau sedang teriak-teriak, marah-marah dan lain sebagainya. Kalau sudah tenang dan kooperatif, maka langsung akan kita vaksin," kata Syaiful, saat ditemui di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Senin (04/10/2021). 

Untuk bisa memvaksin para ODGJ, para petugas turun ke rumah warga secara door to door (dari rumah satu ke rumah yang lain). Kata Syaiful, ada metode pendekatan khusus yang dilakukan oleh para vaksinator agar para ODGJ mau divaksin.

Selain obat ataupun injeksi khusus, para vaksinator juga harus sabar dan telaten tatkala menghadapi ODGJ yang dalam kondisi tidak tenang.

"Kenapa harus door to door. Karena untuk ODGJ itu kan sulit untuk mengkondisikan. Apalagi membawa ke tempat vaksin dan dikeramaian, dia bisa nggak nyaman," singkatnya.

Ia juga bercerita mencari sasaran vaksinasi yang ODGJ ini memang lebih sulit dibandingan orang biasanya. Sempat ada yang menolak hingga ada yang harus diberi uang jajan, baru mau divaksin. 

Menariknya adalah ketika harus membujuk dan menenangkan ODGJ dengan reaksi yang berbagai macam. Selain itu, ada yang ketika tim puskesmas dibantu oleh Babinsa, ODGJ yang akan divaksin, justru takut.

“Treatment nya pasti lebih khusus, tapi untuk pemeriksaan kesehatan sama dan pastinya lebih menarik karena ada tantangan tersendiri” ujarnya

Lebih lanjut Syaiful menyampaikan bahwa  varian yang diberikan kepada ODGJ adalah vaksin khusus. Yakni dua dosis Sinopharm secara bertahap. Ditargetkan, ratusan ODGJ yang belum divaksin, selesai pada bulan ini.

"Insya Allah selesai bulan ini," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...