Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Minta Masyarakat Tak Usah Kuatir Varian Baru Covid-19

Gambar berita
03 Januari 2024 (07:12)
Kesehatan
2835x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto meminta masyarakat agar tidak panik berlebihan meski kasus varian baru Covid-19 diduga telah muncul di daerah.

Permintaan tersebut bukan tanpa sebab. Lantaran varian baru tersebut tidak lebih berbahaya seperti varian Delta atau yang lainnya. Bahkan, varian yang ada saat ini mirip influenza biasa.

"Kami minta masyarakat tidak perlu panik berlebih menghadapi munculnya varian baru Covid-19. Karena varian yang ada saat ini, tidak lebih berbahaya dari sebelum-sebelumnya. Seperti varian Delta," kata Andriyanto di sela-sela kesibukannya, Rabu (03/01/2024).

Dijelaskannya, saat ini ada setidaknya enam temuan kasus diduga varian baru dari Covid-19 tersebut. Penderitanya mengalami gejala yang mirip influenza biasa.

"Semuanya ada komorbit, tapi ada gejala seperti influenza biasa," terangnya.

Dari enam orang tersebut, lima pasien sudah diperbolehkan pulang, sedangkan satu pasien lainnya masih harus dirawat di rumah sakit.  Hal tersebut dibenarkan Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina.

"Tinggal satu pasien saja yang harus dirawat, karena ada komorbit yang agak berat," ucapnya.

Mengenai apakah memang varian baru, Arma menegaskan bahwa seluruhnya masih dalam proses pemeriksaan. Khususnya pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) terhadap seluruh kasus konfirmasi positif Covid-19.

"Apakah varian baru atau bukan masih dalam proses pemeriksaan dan hasilnya belum ada, sehingga tidak bisa memastikan," terangnya.

Lalu bagaimana perlakukan yang diberikan kepada para pasien diduga Covid-19, Arma menegaskan bahwa pelayanan kesehatan pada seluruh pasien dilakukan secara proporsional.

Termasuk di dalamnya ada ruang isolasi khusus bagi para pasien Covid-19 maupun yang memiliki penyakit tertentu seperti TBC dan lainnya.

Namun Arma menegaskan bahwa masyarakat tidak usah kuatir, karena Pemerintah Indonesia sudah menetapkan Endemi Covid-19.

"Masyarakat tidak usah kuatir, karena Pemerintah juga menetapkan Indonesia Endemi cOVID-19, dan kami proporsional dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pasien dengan gejala-gejala kesakitannya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...