Stok beras di Kabupaten Pasuruan aman sampai pertengahan tahun 2026 mendatang.
Statement tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Malang Raya Nurjuliansyah Rahman di sela-sela kesibukannya, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, stok beras untuk Kabupaten Pasuruan saat ini mencapai 26.154 ton, baik beras medium, CBP (cadangan beras pemerintah) maupun premium. Seluruhnya tersimpan di gudang induk yang ada di Malang maupun gudang tambahan di Pasuruan.
"Insya Allah masih aman dan cukup untuk kebutuhan warga Kabupaten Pasuruan sampai enam bulan ke depan," katanya.
Dijelaskan Juli, melimpahnya stok beras di Kabupaten Pasuruan dipastikan akan tetap terjaga. Terlebih di bulan maret-april tahun 2026 kembali memasuki masa panen. Sehingga pembelian gabah kering panen terus akan dilakukan dengan catatan petani mau menjualnya sesuai dengan HPP yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 6500 per kilogram.
"Sampai sekarang tim jemput gabah masih melakukan pembelian gabah kering, kami tawarkan apakah boleh dibeli dengan HPP dari pemerintah Rp 6500 per kilogramnya," jelasnya.
Lebih lanjut Juli menegaskan bahwa tahun depan, pihaknya merencanakan untuk menambah jumlah gudang di wilayah Kabupaten Pasuruan. Hanya saja, sampai saat ini masih dalam survey lokasi. Dalam artian memilih lokasi yang aman dan strategis.
"Tentunya di wilayah yang tidak berpotensi banjir atau jauh dari banjir dan lokasinya strategis," singkatnya.
Sementara itu, saat ditanya perihal beras SPHP, Juli menyampaikan target penyaluran beras SPHP hingga akhir 2025 mencapai 23 ribu ton. sedangkan jumlah ketersediaan di gudang Malang sampai saat ini masih 68 ribu ton.
"Gudang kita juga menbsupport penyaluran SPHP di wilayah Madura," tutupnya.(emil)
Komentar