Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Cuaca Buruk, 70% SMK di Pasuruan Gelar UNBK 2 Sesi

Gambar berita
26 Maret 2019 (10:47)
Pendidikan
4577x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 10.376 pelajar SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Kota dan Kabupaten Pasuruan, menghadapi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), Selasa (26/03/2019).

Untuk menghindari kejadian listrik padam maupun jaringan internet yang error akibat buruknya cuaca, banyak sekolah yang menggelar UNBK hanya dua sesi saja. Yakni sesi pertama yang dimulai pukul 07.30-09.30 WIB dan sesi kedua mulai pukul 10.30-12.30 WIB.

Indah Yudiani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur untuk Wilayah Pasuruan mengatakan, kebijakan sekolah yang memangkas tiga sesi unas menjadi dua sesi adalah hak sekolah itu sendiri. Terlebih sekolah memiliki kemampuan untuk menambah jumlah computer maupun ruangan yang dipergunakan untuk pelaksanaan UNBK.

“Gak papa. Kalau menggelar UNBK hanya dua sesi, itu malah lebih bagus. Karena mengurangi kekhawatiran kita yang kerapkali panic kalau sudah hujan turun. Kebetulan juga momen UNBK ini pas musim penghujan,” kata Indah, sesaat setelah melakukan pantauan Unas di beberapa sekolah di Kota Pasuruan, hari ini.

Dijelaskannya, jumlah sekolah yang memangkas sesi pelaksanaan UNBK sebanyak 70% dari total lembaga SMK yang menggelar UNBK. Untuk sisanya, beberapa SMK negeri dan swasta ada yang masih menggelar UNBK dengan tiga sesi, yakni 07.30-09.30, 10.30-12.30 WIB dan pukul 14.00-16.00 WIB. Untuk menghindari listrik padam maupun jaringan internet error, pihaknya telah meminta kepada semua lembaga untuk menyediakan genset dan cadangan server yang mencover beberapa unit computer.

“Satu server itu untuk 20 komputer, dan saya minta untuk mencadangkan supaya baik-baik saja. Sedangkan mengantisipasi listrik padam, semua lembaga sudah punya genset masing-masing, plus sudah berkomitmen bersama PLN untuk memastikan tidak adanya listrik padam,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga hari kedua pelaksanaan UNBK untuk mata pelajaran matematika, setidaknya ada dua pelajar yang absen dalam UNBK. Yakni satu pelajar dari SMKN I Bangil yang sakit demam berdarah, dan satu siswa SMKN I Pasuruan yang absen tanpa keterangan. Kata Indah, kedua pelajar yang absen dalam UNBK, bisa mengikuti ujian susulan yang akan dilaksanakan pada bulan april mendatang.

“Sudah pasti soalnya lain dengan naskah yang ada pada saat UNBK seperti hari ini. Unas susulan akan kita gelar pada bulan april mendatang,” singkat dia kepada Suara Pasuruan. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cuaca Ekstrim. BPBD Kabupaten Pasuruan Himbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus mengimbau ma...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Apresiasi Sinergi Kolaborasi AKBP Jazuli Dani Iriawan Selama Menjabat Sebagai Kapolres Pasuruan dan Sambut Kapolres AKBP Harto Agung Cahyono

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada AKBP Jazu...

Article Image
Investor China Siap Tanam Modal 25 Triliun di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kian dilirik para investor asing yang ingin menanamkam modaln...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan RKB, Ruang Makan dan Asrama SMAN Taruna Madani Jatim

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan ruang kelas baru, ruang...

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...