Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pengurus FKPS Kabupaten Pasuruan Dikukuhkan. Prioritas Penanganan ODF

Gambar berita
06 September 2023 (12:26)
Kesehatan
2868x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengukuhkan para Pengurus Forum Kabupaten Pasuruan Sehat (FKPS) dan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS).

Pengukuhan digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (06/09/2023) pagi dan disaksikan oleh Wakil Bupati Mujib Imron; Sekda Yudha Triwidya Sasongko dan undangan lainnya.

Ketua FKPS, Khoirul Huda menjelaskan, para pengurus FKPS terdiri dari lintas sektor. Seperti pegiat lingkungan, organisasi profesi, organisasi masyarakat, akademisi hingga perusahaan yang peduli akan lingkungan.

"Kami libatkan banyak elemen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. Mulai dari perusahaan sampai organisasi masyarakat," jelasnya.

Setelah dikukuhkan, para Pengurus bertekad untuk mengawal isu-isu ODF (open defication free) alias buang air besar sembarangan yang masih ada di masyarakat.

Kata Huda, di Kabupaten Pasuruan masih ada tiga kecamatan yang baru dinyatakan bebas ODF. Yakni Tosari, Tutur dan Kecamatan Prigen. Sedangkan 21 kecamatan lainnya masih ada yang belum dinyatakan bebas ODF.

"Kalau desa total ada 195 desa dari 365 desa/kelurahan yang belum bebas ODF. Dan inilah menjadi PR bersama," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf berharap kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan untuk bisa segera membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang. Terutama bagaimana bisa mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam upaya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.

Selain itu, masalah stunting yang kini juga jadi prioritas pemerintah, juga diharapkan dapat menjadi atensi FKPS tersendiri.

"Pasti ada gagasan, ide dan saran dari FKPS untuk semakin menekan angka stunting dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya tidak buang air besar di sungai. Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru, semoga amanah," harapnya. 

Di akhir sambutannya, Gus Irsyad - Sapaan akrab Bupati Pasuruan ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam menciptakan daerah bebas ODF dan stunting tak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Melainkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemerintah daerah, akademisi, industri, unsur masyarakat,  organisasi non pemerintah hingga media.

"Kalau pemerintah daerah saja ya nggak sanggup. Semua unsur harus terlibat dan kompak. Bersatu padu untuk menciptakan Kabupaten Pasuruan bebas ODF dan kasus stunting," tutupnya.

Di tempat yang sama, Bupati menyerahkan penghargaan kepada 14 perusahaan di Kabupaten Pasuruan sebagai pendukung Gerakan Kasih Bersanding Mesra. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...