Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Istimewanya Puncak Peringatan HAN ke 42 di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi : Orang Tua Saya Minta Jangan Pasrahkan Pendidikan ke Guru Saja. Tapi Pendidikan Terbaik Berasal dari Keteladanan Orang Tua

Gambar berita
23 Juli 2026 (16:27)
Pendidikan
454x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke 42 tahun 2026 di Kabupaten Pasuruan, betul-betul istimewa.

Ribuan anak-anak dari kelompok bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Pasuruan tampil habis-habisan di hadapan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo serta BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo yang hadir di Lapangan Yonkav 8 Beji, Kamis (23/7/2026) pagi. 

Diawali dari lomba finger painting, kemudian dilanjutkan tari anak massal yang diikuti oleh 70 anak KB dan 10 anak TK, Parade budaya Kabupaten Pasuruan oleh anak-anak KB, TK dan RA Perwakilan dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, hingga tampilan pentas seni ajang kreatifitas anak hebat seperti drama inklusi dari TK Al Ghozali Prigen, permainan tradisional dari TKN Pembina, menyanyi duet TK Al Wardah Pandaan, gerak dan lagu KB sampai pencak silat dari TK Ummatul Wahidah Bangil.

Seluruh atraksi dan persembahan anak-anak kecil tersebut mendapat applause dan bangga Bupati Rusdi Sutejo. 

"Terima kasih kepada semua yang berperan pada hari ini. Adik-adik yang menampilkan tarian yang bagus dan lucu, para wali murid, dan guru saya ucapkan terima kasih banyak," ucapnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa peringatan HAN tahun 2026 sangat tepat untuk dijadikan momentum bersama, khususnya bagi para orang tua agar mampu mengarahkan anak terhadap perkembangan teknologi yang semakin canggih. 

"Tantangan kita sebagai orang tua di jaman sekarang ini luar biasa. Dulu anak di rumah kita awasi selesai, sekarang ini kita harus lebih intens mengawasi anak-anak kita, apalagi dengan smartphone, anak kecil sekarang sudah cerdas," tegasnya. 

Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini menilai penggunaan gawai (smartphone) tanpa pengawasan yang ketat dinilai menjadi salah satu pemicu utama menurunnya semangat belajar serta terganggunya tumbuh kembang anak secara psikologis. 

Oleh sebab itu, ia mengimbau para orang tua untuk membatasi durasi penggunaan ponsel pada anak secara tegas di rumah.

"Terkadang ketika anak-anak lihat youtube kalau tidak diawasi ada konten yang tidak sesuai, harus dijaga. Sebab usia dini itu usia krusial, terutama orang tua jangan hanya memasrahkan pendidikan pada guru di sekolah. Yang terpenting, pendidikan terbaik adalah contoh dari orang tua sendiri," imbuhnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wapres Gibran Rakabuming Kunjungi Ponpes Dalwa Raci

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.&nbsp...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan 5,2 Kg Sabu-Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan kembali melakukan pemusnahan atas b...

Article Image
Petani Mangga Putar Pasuruan Panen Raya. Sekali Panen 5 Kwintal

Petani mangga gadung klonal 21 yang populer dengan sebutan Mangga Putar Pasuruan...

Article Image
Pasuruan United Siap Arungi Liga 3 Nusantara. CEO Gus Shobih : Mohon Doanya Bisa Lolos Liga 2

Pasuruan United, tim sepakbola kebanggaan Kabupaten Pasuruan siap mengarungi Lig...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bakal Bangun Sarpras Peningkatan Keselamatan di Simpang Empat Patung Sapi Pandaan

Banyaknya kejadian laka lantas di sekitaran Simpang empat Patung Sapi Pandaan, b...