Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Nongkojajar Culture Festival Pikat Ribuan Warga, Bangkitkan Kreativitas Nguri-uri Budaya Nusantara

Gambar berita
30 Agustus 2024 (14:42)
Pariwisata
3817x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Nongkojajar Culture Festival, kompetisi parade budaya yang dihelat pada hari Kamis (29/8/2024) berhasil memikat ribuan masyarakat. Tingginya animo warga bahkan sudah terlihat sedari pagi. Bahkan berlanjut hingga larut malam mendekati pergantian hari, membersamai kreativitas seni budaya nusantara yang ditampilkan sangat apik dan epik.

Dalam event yang digagas bersama-sama antara Kecamatan Tutur, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, muda-mudi dan komunitas pekerja seni tersebut sedikitnya diikuti oleh 17 grup partisipan. Masing-masing terdiri dari puluhan anggota yang saling unjuk kebolehannya dalam menyajikan ragam budaya nusantara. Baik yang ditunjukkan dalam keanggunan busana adat daerah, tarian maupun teaterikal. Digenapi dengan iringan musik dan lagu-lagu daerah dari mobil yang dihiasi rangkaian bunga Krisan, Mawar, Herbra, Peacock dan bermacam flora lainnya yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Tutur. 

Tidak butuh waktu lama bagi masyarakat untuk berduyun-duyun memadati sepanjang jalan lokasi kegiatan. Demikian juga sebaliknya, panjangnya rute sekitar 4 km yang harus ditempuh dengan medan berkelok dan naik-turun tidak menyurutkan semangat para peserta pawai. Semuanya tampak bersukacita dalam hajatan rakyat yang diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di wilayah Tutur tersebut.

Melihat antusiasme luar biasa tersebut, Camat Tutur, Herdwi Kurniawan menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya Nongkojajar Culture Festival. Menurutnya, latarbelakang sosio-kultural warga setempat yang majemuk dan heterogen justru menjadi daya tarik tersendiri dalam menyajikan karya seni budaya yang patut diacungi jempol.      

"Terimakasih kepada semua masyarakat yang berpartisipasi menyukseskan acara ini. Memeriahkan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, melestarikan budaya nusantara melalui lomba pawai yang sangat meriah. Alhamdulillah, semua Desa di Kecamatan Tutur memang kreatif dan inovatif. Banyak Desa yang juga mengadakan sendiri," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Lautan manusia yang menyemut di sepanjang rute pawai tentu saja memberikan rejeki nomplok bagi para pegiat UMKM dan pedagang kali lima. Menempati tenda-tenda yang berderet rapi di depan Kantor Kecamatan Tutur dan sekitarnya, beragam produk makanan dan minuman tampak tidak pernah sepi pembeli.

"Selain untuk melestarikan warisan budaya bangsa, gelaran Nongkojajar Culture Festival kami harapkan bisa mengangkat UMKM yang ada di Kecamatan Tutur. Mulai dari ujung sana sampai ujung sana, itu penuh dengan teman-teman UMKM yang berjualan makanan dan minuman. Paling tidak bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan," ucapnya dengan bersemangat.

Sementara itu, pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di lokasi acara, penampilan peserta begitu memukau pengunjung yang berjubel menyambut barisan pawai di sepanjang rute. Mengambil titik start di Balai Desa Tutur dan titik finish di Kantor Kecamatan Tutur, para kreator seni menunjukkan kepiawaiannya dalam meramu sebuah pertunjukan seni budaya berkualitas.

Dibalut gerakan koreografi nan luwes dan atraktif, setiap kontestan berlomba-lomba mempertontonkan kreasinya. Seperti halnya yang dilakukan oleh siswa-siswi SMKN Tutur dengan mengusung tema "Kawiryan Nusantara Gelar Rejarina Mardika atau Langkah Generasi Emas Menuju Indonesia Merdeka". Mengenakan baju adat yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, penampilan tari dan teaterikalnya berhasil mengundang decak kagum masyarakat. Siap bersaing dengan peserta lainnya dalam memperebutkan jawara di beberapa kategori lomba. Yakni kategori Nasionalis, Budaya, Kreatifitas dan Favorit.

Penampilan grup AKSI, Andonosari Krajan Siji yang menyajikan The Exotic Beauty of Borneo juga tidak kalah menariknya. Sekitar 100 orang memakai baju adat Dayak, menggambarkan kekayaan budaya suku di Pulau Borneo. Mahkota berhias ornamen ukiran menyempurnakan keanggunan warna-warni pakaian adat nan kaya motif, kebanggaan warisan budaya leluhur pribumi Kalimantan.

Pengunjung tidak hanya dimanjakan kemegahan kostum saja. Melainkan juga dibius oleh gemulai gerakan tari dan iringan musik tradisional Dayak yang turut meramaikan penampilannya. Praktis, suguhan seni budaya yang memukau dan menginspirasi tersebut seolah membawa penonton kembali ke pusaran budaya Kalimantan Borneo yang kaya dan beragam. 

Lalu bagaimana dengan antusiasme pengunjung selama acara berlangsung? Tika, ibu satu anak yang merupakan warga Sedaeng, Kecamatan Tosari mengaku sangat senang dapat menyaksikan langsung kemeriahan Nongkojajar Culture Festival. Bersama keluarga kecilnya, ia bahkan rela menempuh perjalanan cukup jauh, melintasi perbukitan di bawah lereng gunung Bromo. Dinginnya hawa malam tidak dirasakannya demi menikmati sajian seni budaya dan ragam kuliner menggugah selera yang banyak dijajakan para pegiat UMKM di sana.

"Senang sekali saya sekeluarga bisa nonton pawai budaya di sini. Semuanya bagus-bagus. Menampilkan bermacam tari-tarian yang keren. Semoga ke depannya sering digelar Pemkab Pasuruan," harapnya.

Bersama ribuan pengunjung lainnya yang semakin malam kian merangsek memenuhi bibir jalan, Tika bercerita tentang kekagumannya terhadap eksotika keindahan budaya nusantara. Semuanya berhasil ditampilkan begitu magis oleh seluruh peserta pawai budaya. Sehingga tidaklah mengherankan jika tontonan memukau tersebut banyak menyedot perhatian penonton diluar Kecamatan Tutur. Bahkan banyak diantaranya yang datang dari Kabupaten dan Kota tetangga. Turut larut dalam euforia kreatifitas out of the box generasi muda setempat. Selamat. (Eka Maria) 


   


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Serahkan SK Remisi Bebas untuk 6 WBP rutan Bangil

Siswarno (54), warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangil tak bisa menyembun...

Article Image
Memakai Pakaian Khas Kalimantan Selatan. Bupati Rusdi Pimpin Upacara Kemerdekaan RI ke 81 di Alun-alun Bangil

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar U...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Hadiri Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di TMP Bangil

Sehari jelang HUT Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri...

Article Image
Persekabpas Berangkat Training Camp ke Jogjakarta

Sebagai bagian dari persiapan menuju Liga 3 Nusantara, manajemen Persekabpas mem...

Article Image
Kukuhkan 77 Anggota Paskibraka Kabupaten Pasuruan Tahun 2026. Bupati Rusdi : Selamat Bertugas. Kibarkan Sang Merah Putih dengan Sempurna

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan sebanyak 77 anggota Pasukan Pengibar B...