Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekedar seremonial. Tetapi sebagai pengingat bagi setiap warga negara tentang pentingnya persatuan dan keutuhan bangsa.
Oleh karenanya, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk memaknainya secara bersama-sama. Tidak hanya untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur saja, melainkan meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi tunggal dasar negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia. Sekaligus menguatkan rasa nasionalisme dan patriotisme melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kepada generasi muda khususnya Gen Z untuk terus berjiwa Pancasila. Awalnya menghafalkan butir-butir Pancasila, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pintanya.
Disampaikan seusai mengikuti upacara, Gus Shobih, sapaan akrab Wakil Bupati menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan sikap patriotisme. Senantiasa menghargai sejarah perjuangan para pahlawan, menjadi pribadi nasionalis, melanjutkan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang lebih baik adalah muaranya. Berikut, menolak segala bentuk ancaman yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
“Makna Hari Kesaktian Pancasila, kita mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur membela bangsa Indonesia dalam peristiwa G30S/PKI. Kita perkuat kembali jiwa Pancasila. Pemkab Pasuruan terus mengupayakan penanaman cinta tanah air kepada anak-anak muda kita,” imbuhnya pada hari Rabu (1/10/2025).
Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) secara intens menyelenggarakan pelatihan-pelatihan. Terutama tematik bela negara dan cinta tanah air dengan melibatkan muda-mudi lintas Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan komunitas.
Bertempat di halaman Apel Gedung Kantor Bupati Pasuruan, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, seremonial peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini berlangsung khidmat. Mengambil tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Boga Bramiko. Upacara diikuti oleh ratusan peserta yang terbagi dalam Pasukan Bersenjata dan Pasukan tak Bersenjata.
Adapun komposisi Pasukan Bersenjata terdiri dari 1 SST Kodim 0819 Pasuruan, 1 SST Yonkav Pasuruan, 1 SST Kolatmar Grati, 1 SST Pusdik Brimob Watukosek dan 1 SST Polres Pasuruan. Sedangkan komposisi Pasukan tak Bersenjata terdiri dari 1 SST Satpol PP Kabupaten Pasuruan, 1 SST PMK/Damkar, 1 SST Korpri, 1 SST PGRI Kabupaten Pasuruan, 1 SST Peserta Didik SMA/SMK dan 1 SST Peserta Didik Pramuka. Berikut, 1 SST PPI dan 1 Unit Korps Musik Kabupaten Pasuruan.
Turut hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Asisten, Staf Ahli beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Tidak terkecuali, jajaran Forkopimda.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat berkesempatan membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Intinya menyerukan tentang persistensi bangsa Indonesia dalam mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Baik sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan maupun menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap memperkokoh tegaknya NKRI. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk mempertahankan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan. Menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan, demi keutuhan NKRI,” ucapnya. (Eka Maria)
Komentar