Jembatan Kipik di Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang ambrol pada tahun 2021 lalu, akhirnya kembali bisa difungsikan.
Jembatan penghubung dua kecamatan, yakni Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol dan Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan tersebut selesai dibangun, dan diresmikan oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, Senin (18/12/2023) pagi.
Pantauan di lokasi, peresmian jembatan ngipik ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Andriyanto, dengan disaksikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi beserta anggota DPRD lainnya, yakni Samsul Hidayat.
Sebelum ditandatangani, Andriyanto memberi tambahan nama di jembatan tersebut dengan nama Jembatan Nurul Ngipik.
Dengan tambahan nama tersebut, ia berharap kepada warga agar jembatan ini bisa dimanfaatkan sebagai akses transaksi perekonomian warga dan memberikan banyak kemaslahatan untuk warga yang melewatinya.
"Kita tambahi Nurul, sehingga jembatan ini punya nama baru, yakni Jembatan Nurul Kipik. Dengan harapan terus bercahaya dan membawa banyak kemashalatan warga," ucapnya.
Dijelaskan Andri, sejak ambrol 3 tahun lalu, Pemkab Pasuruan sebenarnya sudah mengusulkan pembangunan kembali jembatan Ngipik melalui Kementerian PU-PR di tahun 2021. Namun usulan ini gagal lantaran anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Tak menyerah, Pemda kembali mengusulkannya melalui BNPB, namun lagi-lagi gagal meski verifikasi dari tim pemetaan sudah dilakukan di tahun 2022. Termasuk meminta bantuan salah satu perusahaan berskala besar di wilayah barat.
Dengan dua kegagalan tersebut, Pemda mau gak mau harus mengambil peran. Sehingga di tahun 2022 langsung diusulkan pembangunan kembali jembatan Ngipik ke DPRD Kabupaten Pasuruan. Dengan anggaran APBD Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 2 milyar, dan diterima.
"Usulan ke BNPB dan Kementerian PU-PR sudah semua. Bahkan ke perusahaan berskala besar di wilayah barat juga sudah, tapi gagal. Akhirnya di tahun 2022 kemarin, Pemkab Pasuruan mengusulkan ke DPRD, dan diterima," ucapnya.
Pasca diresmikan, kini warga tak perlu repot lagi memutar jauh untuk sampai di Desa Sumbersuko maupun Tawangrejo. Andriyanto berharap agar warga bisa merawat serta meramaikan jembatan ini dengan inovasi yang membangun.
"Barangkali di sekitar jembatan bisa dipasang lampu-lampu yang cantik. Jadi ketika malam tidak gelap. Ditambah banyak tanaman atau pohon penguat menuju jembatan supaya tanah juga tidak gampang kegerus," terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi berterima kasih kepada Pemkab Pasuruan yang telah selesai membangun jembatan ngipik.
Pasalnya ada perjalanan yang panjang sebelum akhirnya dibangun jembatan tersebut.
"Saya masih ingat di tahun 2021, kita masih masang sepatunya saja. Barulah di tahun 2022 kita setujui untuk dibangun melalui APBD Tahun 2023," ucapnya.
Andri berharap, jembatan ngipik bisa bertahan selama bertahun-tahun lamanya alias awet.
"Semoga bisa bermanfaat dan awet," pungkasnya. (emil)
2087 x Dilihat
693 Disukai
690 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar