Menutup penghujung tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menorehkan prestasi membanggakan.
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang diwakili oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron menerima penghargaan Pengentasan Desa Tertinggal dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Senin (28/12/2020).
Penghargaan tersebut membuktikan bahwa Kabupaten Pasuruan bebas dari desa tertinggal.
’’Dengan kata lain, penghargaan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pasuruan sudah dinyatakan bebas dari desa tertinggal," kata Gus Mujib, di sela-sela kesibukannya, Rabu (30/12/2020) siang.
Penghargaan itu diberikan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2020. Menurut Gus Mujib, penghargaan itu merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak. Yakni mulai dari tingkat desa hingga kabupaten yang sama-sama kompak berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
"Atas nama Bupati Irsyad Yusuf, kami menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah kerja keras semua pihak. Sama-sama berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik hingga di tingkat desa," jelasnya.
Ke depan, Pemkab Pasuruan akan terus berupaya menjadikan desa lebih maju dan inovatif. Sejalan dengan program Pemkab Pasuruan dalam menciptakan daerah yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing. Salah satunya dengan meningkatkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) guna mendongkrak perekonomian masyarakat desa
’’Perangkat desa kita harapkan terus berinovasi membentuk dan meningkatkan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) guna mendongkrak perekonomian masyarakat desa,’’ tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda menambahkan, pada tahun 2019, masih ada 38 desa yang masih dalam kategori tertinggal. Seluruh desa tersebut akhirnya sudah dinyatakan bebas dari sebutan desa tertinggal pada tahun 2020 ini.
"Sesuai petunjuk Bupati Irsyad Yusuf bahwa semua desa yang masih masuk dalam kategori desa tertinggal harus diselesaikan dan bisa dinyatakan lepas dari ketertinggalan. Dan alhamdulillah sudah semua di tahun ini," tambahnya.
Di sisi lain, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar juga menyerahkan bantuan peralatan penunjang kinerja kepada 7 BUMDesma di Kabupaten Pasuruan. Diantaranya Bundesma Kecamatan Gempol, Sukorejo, Kraton, Winongan, Lumbang, Lekok dan Nguling.
Kata Nurul, bantuan yang diberikan oleh Menteri Halim berupa 1 unit sepeda motor, satu set komputer plus printer. Dengan bantuan ini, ia berharap agar Bumdesma terus berinovasi dalam melayani usaha perekonomian masyarakat desa.
’’Peralatan penunjang ini diharapkan mampu mewujudkan produktivitas BUMDesma dalam melayani usaha perekonomian masyarakat desa. Sekaligus mengatasi berbagai permasalahan seperti kemiskinan dan pengangguran,” pungkasnya. (emil)
3071 x Dilihat
499 Disukai
538 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar