Hingga
bulan Februari 2025, jumlah pengunjung wisata pemandian alam Banyu Biru terhitung mulai bulan Januari 2025 tembus di angka 5.509. Komposisi wisatawan tidak hanya dari wilayah Pasuruan saja.
Melainkan juga berasal dari luar kota.
Berdasarkan
data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, dari jumlah wisatawan tersebut
berhasil membukukan pendapatan Rp 95.075.000. Sehingga praktis memberikan
kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meski
demikian, Pemerintah Daerah terus berbenah dan meningkatkan kualitas penampilan
fisik objek wisata alam yang identik dengan kesegaran sumber mata air tersebut. Tidak terkecuali menjalin kerjasama dengan pihak perbankan dalam hal pembayaran tiket masuk. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa berikut ini.
"Kami masih koordinasi dengan Bank Jatim Cabang Pasuruan, bekerjasama dalam hal ticketing melalui QRIS. Sehingga nantinya akan lebih mempermudah pengunjung ketika beli tiket masuk. Tidak harus membayar dengan uang cash," ujarnya.
Di sisi lain, ia optimis, Banyu Biru akan tetap ramai pengunjung di tengah gempuran kehadiran objek wisata sejenis lainnya. Terlebih dengan harga tiket masuk yang relatif terjangkau semua kalangan. Masyarakat cukup merogoh kantongnya Rp 10 ribu saja untuk dapat menikmati kesegaran pemandian alam di sana. Khusus di hari besar, tarif yang berlaku Rp 15 ribu.
"Kami sangat
optimis, objek wisata Banyu Biru tetap semakin eksis. Daya tariknya, pemandian
alam dengan banyak pepohonan yang rindang. Selain itu, ada beberapa tempat di
sana yang bisa dikembangkan sebagai tempat wisata religi," imbuhnya.
Diwartakan sebelumnya, dalam kunjungannya ke Banyu Biru pada hari Kamis (7/3/2025), Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meminta kepada Kepala Disparta beserta jajarannya agar lebih mempercantik penampilan pemandian yang terkenal dengan legenda ikan Sengkaring-nya tersebut. Diantaranya dengan menambah dan memperbaiki sarana prasarana yang ada agar lebih menarik.
Harapannya tidak lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
"Tantangan
sekarang, tempat wisata harus menarik. Wisatawan yang berkunjung harus merasa
nyaman. Sehingga bisa kembali lagi. Jadi nanti kita sesuaikan dengan
perkembangan. Yang jelas tetap sesuai koridor wisdom atau kearifan lokal yang ada di Kabupaten Pasuruan," pintanya didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Fela Very Santoso.
Menurutnya,
eksplorasi keindahan alam yang dimiliki Banyu Biru harus terus dilakukan.
Sehingga akan memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk
kembali berkunjung ke sana. Dengan demikian juga akan berdampak secara keekonomian
warga sekitar.
"Kita
punya potensi wisata alam yang luar biasa. Apalagi lokasi Banyubiru dari
gerbang tol Pasuruan cukup dekat. Jadi harus kita eksplor, bangun dan perbaiki
yang proper," ujarnya. (Eka Maria)
217 x Dilihat
25 Disukai
25 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar