Meski sudah mulai turun hujan, akan tetapi sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan ternyata masih kekeringan. Untuk itu, BPBD Kabupaten Pasuruan terus menyisir desa-desa yang warganya mengalami kekurangan air.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris menyatakan, status kedaruratan bencana kekeringan sejatinya sudah dicabut awal Oktober lalu. Pencabutan dilakukan seiring masuknya peralihan musim.
Namun, ternyata informasi kekeringan masih masuk ke BPBD. Karena itulah masih perlu dilakukan asesmen dan evaluasi. Tujuannya, memastikan debit air dalam sumber-sumber air di Kabupaten Pasuruan.
”Asesment kita lakukan karena ternyata beberapa hari hujan, kemudian panas lagi. Inilah makanya kita sasar dan evaluasi ke lokasi,” kata Haris, di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/10/2021).
Dari hasil asesment, BPBD Kabupaten Pasuruan akan tetap mendistribusikan air bersih apabila kondisinya mendesak atau sangat diperlukan.
"Kalau mendesak, segera kami kirim, karena sudah ada armadanya," tegasnya.
Seperti diketahui, jumlah kasus kekeringan memang turun. Hanya ada sembilan desa yang mengalami kekeringan. Lokasinya tersebar di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Lumbang, Lekok, dan Kecamatan Pasrepan.
Di Kecamatan Lumbang, krisis air bersih terjadi di Watulumbung, Karangjati, dan Cukurguling. Di Kecamatan Lekok, ada Desa Balunganyar, Wates, Semedusari, dan Pasinan. Sementara di Kecamatan Pasrepan, kekeringan terjadi di Mangguan dan Ngantungan.
Kondisi itu berbeda dengan tahun 2020. Saat itu, ada 23 desa di tujuh kecamatan yang mengalami kekeringan. Masing-masing wilayah Kecamatan Gempol, Winongan, Lumbang, Pasrepan, Lekok, Kejayan, dan Grati.
Di Kecamatan Gempol, ada dua desa yang krisis air bersih. Yaitu, Desa Bulusari dan Desa Wonosunyo. Keduanya memang langganan kekeringan. Di Kecamatan Winongan, krisis air bersih rentan menerpa Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberejo
Untuk Kecamatan Lumbang, ada Desa Lumbang, Watulumbung, Cukurguling, Karangjati, dan Karangasem. Di Pasrepan, ada Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, Klakah, Pasrepan, dan Desa Petung.
Di Kecamatan Lekok, krisis air bersih melanda Pasinan dan Balunganyar, Semedusari, serta Wates. Lalu, di Kecamatan Kejayan ada Kedungpengaron dan Oro Pule. Di Kecamatan Grati. Desa Karanglo yang mengalami kekeringan. Data tersebut menjadi acuan BPBD Kabupaten Pasuruan dalam mendeteksi risiko bencana pada 2021 ini. (emil)
2824 x Dilihat
655 Disukai
555 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar