Ratusan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasuruan menulis surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo, Rabu (15/08/2018) pagi.
Selepas bel berbunyi sebagai tanda masuk sekolah, seluruh pelajar di kelas XII tak langsung masuk ke kelas, melainkan berkumpul di Halaman depan ruang Kepala MAN 2 Pasuruan.
Mereka bebas mengutarakan uneg-uneg dan keinginan yang ingin disampaikan sekaligus curhat kepada Presiden Jokowi dalam bentuk tulisan tangan di atas kertas kosong.
Amalia, siswi kelas XII Bahasa dalam tulisannya meminta Presiden Jokowi agar segera menyelesaikan permasalahan Lumpur Lapindo yang hingga kini masih belum tuntas.
"Meskipun bukan warga Sidoarjo, tapi saya kasian sekali melihat rumah-rumah masyarakat yang telah tenggelam oleh lumpur lapindo. Semoga surat ini sampai di tangan Pak Jokowi dan bisa dibaca," kata Amalia dalam suratnya.
Lain Amalia, lain pula Laila Alif. Remaja yang kini duduk di bangku kelas XII Bahasa itu meminta Jokowi agar mengingatkan perusahaan-perusahaan di Indonesia, lantaran hanya merekrut karyawan yang berasal dari lulusan Perguruan Tinggi (PT) ternama atau Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
“Kalau kita kuliah di PT yang kecil dan swasta, pasti tidak dilirik perusahaan. Maka dari itu, saya mohon kepada Pak Jokowi untuk mengingatkan perusahaan di Indonesia agar tak begitu lagi,” ungkapnya saat membacakan di hadapan teman-temannya.
Dari sekian banyak surat terbuka yang terkumpul, Surat yang ditulis Rizki Aisyiah adalah yang paling sederhana dan gak neko-neko. Dalam suratnya, Rizki hanya menulis 3 baris kalimat saja, yakni ingin menjadi anak angkat Presiden Jokowi.
“Dear Presiden Jokowi. Bapak kalau membaca surat ini pasti tertawa, karena sepertinya tidak mungkin. Tapi secara pribadi, saya, Rizki Aisyiah, siswi kelas XII Bahasa MAN 2 Pasuruan ingin diangkat menjadi anak Pak Presiden. Boleh khan pak? Itu saja, semoga bapak berkenan. Kalau iya, bapak bisa membalas surat ini dan mengirim balik ke sekolah kami,” ucap Rizki dengan diikuti tepukan tangan siswa lainnya.
Sementara itu, Irham Zuhri, Humas MAN 2 Pasuruan mengatakan, menulis surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo adalah kegiatan yang sengaja dilombakan untuk mengetahui seberapa kritisnya para pelajar terhadap pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla menjelang berakhirnya periode pertama.
“Ternyata antusiasme pelajar sangat tinggi. Kita berikan waktu hanya setengah jam untuk mereka bisa menulis bebas tentang keinginannya kepada Presiden Jokowi, dan mereka selesai semuanya,” jelasnya.
Dari ratusan peserta lomba, pihak sekolah hanya akan mengambil 17 surat yang nanti akan dikirim ke Presiden Jokowi via pos. Kata Irham, ketujuh belas surat diharapkan bisa sampai ke tangan Jokowi plus membalas ulang surat tersebut.
“Kalau anak-anak yakin, pasti surat itu akan sampai ke Pak Jokowi dan dibaca serta dibalas. Semoga dan secepatnya, karena hari ini langsung kita kirim ke Istana Negara via pos,” beber dia. (emil)
4586 x Dilihat
636 Disukai
783 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar