Setelah sukses menggondol penghargaan dalam Top BUMD 2017, PDAM Kabupaten Pasuruan kembali meraih dua penghargaan dalam bulan ini, yakni Penghargaan Prestise Indonesia dan Indonesia Excellent Award 2017.
Kedua penghargaan tersebut diberikan kepada PDAM Kabupaten Pasuruan yang telah terbukti melakukan perubahan signifikan, baik dalam hal pelayanan kepada pelanggan maupun memberikan kontribusi pada pembangunan perekonomian daerah.
Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan, Yoyok Widoyoko sendiri yang menerima kedua penghargaan tersebut. Yang pertama di Inna Kuta Hotel, Bali pada tanggal 6 September dan yang kedua di Sari Pan Pasific Hotel, Jakarta pada tanggal 30 september 2017.
Kata Yoyok, khusus untuk Indonesia Excellent Award 2017 diprakasai oleh Indonesian Development Achievement Foundation ini, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan pelayanan PDAM kepada publik yang semakin membaik, serta berkontribusi bagi pengembangan bisnis dan perekonomian daerah maupun nasional serta mampu berkembang mengikuti perubahan.
“Saya sangat beryukur karena banyak dari dunia luar yang mengapresiasi kinerja PDAM Kabupaten Pasuruan. Kami tidak akan pernah berhenti untuk terus berbenah diri demi memberikan kepuasan kepada para pelanggan,” kata Yoyok saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Sabtu (07/10/2017).
Yoyok sendiri menilai bahwa penghargaan yang diterimanya tak lain sebagai cambuk agar pihaknya dapat terus melakukan pembenahan, baik dalam hal pelayanan maupun perbaikan infrastruktur jaringan air bersih.
“Banyak sekali PR yang masih akan terus kami selesaikan. Dan yang paling utama adalah bagaimana mindset masyarakat tentang air yang tidak mengalir menjadi mengalir. Kami menyadari bahwa pelanggan tidak mau tahu apa yang sedang terjadi di lapangan, tapi kami juga harus menjelaskan bahwa banyak sekali hal-hal di luar kemampuan kita yang muaranya adalah tidak mengalirnya air ke pelanggan,” imbuhnya.
Salah satu contoh kasus adalah rusaknya instalasi jaringan air bersih (pipa) yang rusak akibat terkena proyek pengerukan oleh alat berat semacam eskavator dan sejenisnya. Rusaknya pipa tersebut mengakibatkan seluruh material (tanah, batu, kerikil dan lain sebagainya) masuk ke dalam pipa dan menghambat proses distribusi air ke pelanggan.
“Kalau sudah seperti itu, maka tidak cukup 1 atau 2 jam untuk menyelesaikannya, karena kami juga berkoordinasi dengan pihak pelaksanan proyek lain, kemudian kita ganti dengan pipa berikutnya. Dari situlah kami terus berbenah sampai air mengalir ke pelanggan,” ujar pria berkumis itu.
Tak selesai sampai di pelayanan, PDAM Kabupaten Pasuruan juga terus berusaha untuk menambah jumlah pelanggan baru. Untuk tahun ini ditargetkan 1000 pelanggan baru, dan sampai sekarang sudah ada sekitar 800 pelanggan yang telah menikmati air PDAM, dan 200 pelanggan lainnya masih dalam kategori daftar tunggu.
“PDAM Kabupaten Pasuruan juga telah berkontribusi terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Pasuruan. Untuk tahun 2016 lalu, jumlah laba yang telah disetor ke PAD mencapai Rp 2,236 Milyar. Kita punya Jargon ‘Pelanggan adalah Raja’ sebagai salah satu motivasi untuk memberikan kepuasan maksimal kepada pelanggan,” terangnya. (emil)
3107 x Dilihat
539 Disukai
526 Tidak Suka
Share Berita :
Ringkasan AIBeta
Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silahkan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.
0 Komentar
Komentar Anda
Alamat
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan JL.Raya Raci KM - 9 Bangil, Pasuruan
0 Komentar