Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Reduksi Kasus Penyakit Tidak Menular, Pemkab Pasuruan Intens Edukasi Melalui Deteksi Dini dan Promosi

Gambar berita
26 Oktober 2022 (13:46)
Pelayanan Publik
4923x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mengendalikan tren kasus penyakit tidak menular di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan semakin intens melakukan beberapa upaya preventif. Targetnya, diharapkan dapat menurunkan jumlah kasus penyakit Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi secara signifikan.

Menurut Gus Mujib demikian biasanya Wakil Bupati familiar disapa, jika tidak segera ditangani maksimal, kedua penyakit yang banyak menjangkiti masyarakat tersebut diperkirakan akan menambah beban. Baik masyarakat maupun pemerintah. Hal itu dikarenakan  penanganannya membutuhkan biaya besar dan memerlukan teknologi tinggi akibat komplikasi yang ditimbulkannya.

“Dibutuhkan komitmen bersama untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan melalui intensifikasi pencegahan pengendalian menuju Indonesia Sehat. Sehingga perlu adanya upaya yang memadai dan komprehensif melalui promosi, deteksi dini, pengobatan dan rehabilitatif,” jelas Wakil Bupati.

Tentunya, upaya tersebut perlu didukung oleh penyediaan data dan informasi yang tepat dan akurat. Berikut Sumber Daya Manusia (SDM) handal. Diantaranya melalui peningkatan skills dan pengetahuan petugas di lapangan untuk mendukung tercapainya target sasaran pada standart pelayanan penanganan penyakit DM dan hipertensi.

“Saya mengajak kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pengetahuan petugas. Juga mendukung tercapainya target sasaran pelayanan penyakit DM dan hipertensi di fasilitas pelayanan kesehatan pertama,” ujarnya.

Masih dalam acara yang menghadirkan Dokter Puskesmas Perawat dan Bidan Puskesmas tersebut, Gus Mujib juga mempresentasikan tentang Posyandu Prima. Yakni implementasi transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sekaligus sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan dasar, sesuai kebutuhan secara terintegrasi di Desa dan Kelurahan. Termasuk mengenalkan tentang aplikasi ASIK.

“Kita punya aplikasi SIK atau SEHAT INDONESIAKU untuk mendeteksi riwayat potensi penyakit tidak menular pada seseorang. Tidak hanya untuk mendeteksi DM dan hipertensi saja, tapi juga stroke, penyakit jantung, kanker, asma dan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Tretes View, Kecamatan Prigen pada hari Selasa (25/10/22), Kader Kesehatan dan IT Puskesmas. Agenda yang menghadirkan 223 peserta itu juga diikuti oleh Plt. Camat Prigen dan Kabid Bidang Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan dan jajaran. (Eka Maria)     

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...