Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

18 Desa di 4 Kecamatan, Terendam Banjir. Pemkab Pasuruan Bangun Dapur Umum

Gambar berita
08 Januari 2020 (17:35)
Umum
3656x Dilihat
0 Komentar
admin

Intensitas hujan yang tinggi selama seharian, mengakibatkan banjir di Pasuruan.

Setidaknya ada 18 desa di 4 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir sejak Selasa (07/01/2020) malam.

Empat kecamatan terdampak banjir yakni Kecamatan Beji, Rejoso, Grati dan Winongan.

Dari pantauan di lapangan, banjir menyapa rumah warga hingga fasilitas publik sejak pukul 8 malam. Rata-rata, ketinggian air dari 20 sentimeter hingga 1 meter.

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, dari seluruh desa terdampak banjir, yang paling parah adalah di Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso. Di mana ketinggian air bisa mencapai 1 meter. Meski begitu, masyarakat di sana tidak ada satu pun yang meninggalkan rumahnya.

"Ya karena mungkin sudah siap menghadapi banjir. Jadi warga lebih memilih bertahan di rumahnya masing-masing," ucapnya.

Khusus untuk daerah terdampak dan masih tergenang air, BPBD bersama Dinas Sosial dan dibantu para relawan dan pemdes langsung membangun dapur umum. Sehingga kebutuhan akan makanan dan minuman, bisa dipenuhi dengan segera. Kata Tecto, ribuan nasi bungkus plus air minum dalam kemasan, telah didistribusikan ke kantong-kantong banjir. Sedangkan kebutuhan akan obat-obatan masih belum banyak yang membutuhkan.

“Karena genangannya tidak lama. Meskipun di Desa Sadeng terbilang lama banjirnya karena sampai sekarang juga masih ada genangan, tapi warga lebih membutuhkan makanan minuman,” tandasnya.

Lebih lanjut pria yang tercatat menjabat sebagai Camat Winongan itu menegaskan bahwa factor penyebab banjir kali ini adalah curah hujan yang sangat tinggi hingga membuat sungai rejoso meluap dan memasuki pemukiman warga, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas public lainnya.

“Kalaupun di jalan raya ada yang tersumbat, itu karena banyaknya material yang ikut terbawa arus, kemudian menutupi saluran air,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...