Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

325 Sapi Terserang LSD. Peternak Diminta Tingkatkan Bio Security

Gambar berita
03 Juli 2023 (13:58)
Pelayanan Publik
2806x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga 1 Juli lalu, jumlah ternak di Kabupaten Pasuruan yang terserang Lumpy Skin Disease (LSD) terus bertambah. 

Dari catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, total sudah 325 ekor sapi yang terserang penyakit mematikan ini. Bahkan, penyebaran kasus penyakit ini sudah merembet di 18 kecamatan. Mulai Bangil, Beji, Gempol, Kejayan, Kraton, Nguling, Pandaan, Prigen, Purwodadi, Gondangwetan, Purwosari, Puspo, Pasrepan, Rembang, Sukorejo, Tutur, Winongan hingga Wonorejo.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu melalui drh Panti Absari mengatakan, meski jumlahnya terus bertambah, namun ternak yang mati sangat sedikit, yakni 2 ekor sapi di wilayah Kecamatan Bangil dan Kraton.

"Yang mati karena tingkat ketahanan tubuhnya masih rendah. Sapinya pedet atau masih anakan," kata Panti melalui sambungan selulernya, Senin (03/07/2023).

Selain sedikitnya ternak yang mati, jumlah yang sembuh juga makin bertambah hingga 52 ekor. Hal itu tak lain karena cepatnya pengobatan yang dilakukan para petugas begitu ada laporan ternak yang sakit. 

Menurut Panti, untuk meminimalisir semakin meluasnya sebaran LSD, para petugas menggencarkan vaksinasi. Dimana sampai sekarang, puluhan ribu  sapi telah divaksin agar terproteksi dari virus.

"Vaksinasi terus kami lakukan, untuk mengatasi dan mencegah penyebaran kasus LSD ini," imbuhnya. 

Dengan terus bertambahnya sapi yang terserang LSD, Dinas Peternakan mengajak para pemilik ternak untuk merelakan ternaknya divaksin. Selain itu, kesadaran untuk meningkatkan bio security harus diperhatikan betul. Mulai dari penyemprotan kandang dengan menggunakan desinfektan, pengawasan lalu lintas ternak dan langkah antisipatif lainnya.

"Sekarang pemahaman warga tentang pentingnya vaksinasi ternak sudah bagus. Petugas berkeliling dan sudah memberikan obat dan desinfektan ke semua kecamatan terdampak. Termasuk menerjunkan personel untuk mengawasi lalu lintas ternak dari luar daerah dan langkah lainnya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ini Sapi Qurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Tahun ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan kembali menerima sapi qurban dari Presi...

Article Image
HLUN 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Lansia Investasi Kesehatan

RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Kelua...

Article Image
Jelang Idul Adha, TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Pengajian dan Baksos

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan terus berkeliling ke kecamatan-kecamatan un...

Article Image
Jaga Stabilisasi Harga Jelang Idul Adha, Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah

Mengantisipasi meningkatnya harga sejumlah bahan pokok yang kerapkali terjadi me...

Article Image
Friendly Match. Persekabpas Sukses Bekuk Persik Kediri 2-1

Ribuan laskar sakera memadati Stadion R Soedrasono Pogar, Bangil, Minggu (24/5/2...