Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

39 Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 di Beji, Dinyatakan Negatif Rapid

Gambar berita
27 April 2020 (16:53)
Pelayanan Publik
3182x Dilihat
0 Komentar
admin

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan langsung menggelar Rapid test kepada siapa saja yang melakukan kontak erat dengan Pasien yang baru saja terkonfirmasi Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh petugas surveillance pada Senin (27/04/2020). Sejak hasil swab menyatakan bahwa salah satu warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji berstatus Positif Covid-19, petugas langsung melakukan tracing plus rapid test kepada kontak erat pasien. Mulai dari saudara, keluarga hingga para tetangga pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, sejak hasil swab keluar, para petugas Survaillance langsung melakukan tracing terhadap kontak erat pasien Positif Covid-19. Hasilnya, sebanyak 39 kontak erat sudah ditracing dan dirapid dengan hasil negative.

“Alhamdulillah, para petugas langsung melakukan tracing terhadap kontak erat pasien positif covid-19 di Beji. Sudah dirapid dan hasilnya negative semua,” kata Syaifudin, dalam keterangan persnya di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Senin (27/04/2020) sore.

Dijelaskannya, ketiga puluh sembilan tersebut masuk kriteria OTG (orang tanpa gejala). Dari jumlah tersebut, termasuk istri dan anak pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan rapid negative.

“Istri dan anaknya juga negative rapid,” singkatnya.

Dengan 39 orang yang sudah ditracing dan dirapid, maka jumlah OTG Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mencapai 87 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 orang sudah lepas pantau atau tidak ada keluhan apapun selama 14 hari. Sementara 45 lainnya masih terus dipantau untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Kalau 39 OTG baru ini akan terus kita pantau sampai 14 hari. Kalau tidak ada apa-apa, ya sudah lepas pantau,” tegasnya.

Sementara itu, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan juga bertambah 2 orang, yakni 1 warga Gempol dan 1 warga Winongan. Dengan tambahan 2 ODP baru, maka total keseluruhan mencapai 188 orang. Sedangkan jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) masih tetap sama dengan kemarin, yakni 161 orang. Begitu pula dengan pasien positif Covid-19 juga tetap 12 orang. (emil/syaifudin ahmad)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Forum Konsultasi Publik Bapenda, Bupati Rusdi Ingatkan Sebagai Koreksi Sekaligus Kerja Cerdas

Bupati Rusdi Sutejo buka Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah...

Article Image
Ngangsuh Kaweruh di Ponpes Canga'an Bangil. Pondok Tertua di Indonesia. Ngajinya Kiyai Besar Nusantara

Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan menyimpan sejarah peradaban islam yang...

Article Image
Maksimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Grati Launching Ruang Operasi Smart Operating Theater

Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, RSUD...

Article Image
Selama Ramadhan 1447 H, Pemkab Pasuruan Tetapkan Jam Kerja ASN 32,5 Jam Sepekan

Sepanjang berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,Pemerintah Kabupaten P...

Article Image
Budidaya Burung Puyuh di Desa Kandung, Kecamatan Winongan Sukses Hasilkan Omset Puluhan Juta Per Bulan

Budidaya burung puyuh merupakan salah satu potensi bisnis peternakan yang menjan...