Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Ajak Petambak Manfaatkan Pinjaman Rp 8 M untuk Teknologi Busmetik

Gambar berita: Ajak Petambak Manfaatkan Pinjaman Rp 8 M untuk Teknologi Busmetik

Ada kabar gembira untuk para petambak yang sudah maupun yang akan menggunakan teknologi busmetik (Budidaya Udang Skala mini empang plastik di tambak ikan) di Kabupaten Pasuruan. Hal ini karena tahun ini, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran program agromaritim hulu hilir sebesar Rp 8 Milyar. Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, anggaran tersebut dipergunakan untuk peminjaman. Petambak bisa meminjam antara Rp 250 – 400 juta dengan bunga 6 persen.

“Selama ini petambak memang kesulitan memperoleh pinjaman modal dari perbankan karena dianggap pekerjaan yang beresiko tinggi. Sehingga dari program ini, petambak yang difasilitasi Bank Jatim dapat mengajukan bantuan modal untuk tambak busmetik,” kata Slamet di sela-sela kesibukannya, Senin (07/05/2018).

Saat ini, kurang lebih 15 Hektar tambak yang sudah dimanfaatkan untuk  teknologi busmetik di Kabupaten Pasuruan. Kata Slamet, pihaknya menargetkan semakin banyak lagi petambak yang menggunakan terpal untuk produksi tambak.

“Kalau kita hitung sampai sekarang, baru Rp 4,8 Miliar yang telah memanfaatkan pinjaman ini. Saya berharap lebih banyak lagi, karena keuntungan dari penggunaan teknologi busmetik ini besar sekali kalau berhasil,” imbuhnya.

Dari Rp 4,8 Milyar, jumlah petambak yang memanfaatkan pinjaman sebanyak 13 petambak, di mana rata-rata untuk penguatan modal. Dijelaskan Slamet, pencairan dana sendiri diperkirakan cair pada awal Mei ini, setelah verifikasi dari perbankan terlebih dulu.

“Perbankan pasti memverifikasi supaya detail, dan setelah semuanya selesai pasti akan langsung cair,” pungkas dia.

Lebih lanjut Slamet menambahkan, karena masih ada dana bantuan modal, Dinas Perikanan masih membuka kesempatan bagi petambak yang juga ingin mengajukan modal untuk produksi tambak busmetik.

“Harapan makin banyak petambak yang menggunakan teknologi busmetik ini, karena dari hasil panennya bisa puluhan kali lipat lebih banyak dari yang tambak tradisional,” urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...