Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ajak Petambak Manfaatkan Pinjaman Rp 8 M untuk Teknologi Busmetik

Gambar berita
07 Mei 2018 (19:16)
Ekonomi
3256x Dilihat
0 Komentar
admin

Ada kabar gembira untuk para petambak yang sudah maupun yang akan menggunakan teknologi busmetik (Budidaya Udang Skala mini empang plastik di tambak ikan) di Kabupaten Pasuruan. Hal ini karena tahun ini, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran program agromaritim hulu hilir sebesar Rp 8 Milyar. Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, anggaran tersebut dipergunakan untuk peminjaman. Petambak bisa meminjam antara Rp 250 – 400 juta dengan bunga 6 persen.

“Selama ini petambak memang kesulitan memperoleh pinjaman modal dari perbankan karena dianggap pekerjaan yang beresiko tinggi. Sehingga dari program ini, petambak yang difasilitasi Bank Jatim dapat mengajukan bantuan modal untuk tambak busmetik,” kata Slamet di sela-sela kesibukannya, Senin (07/05/2018).

Saat ini, kurang lebih 15 Hektar tambak yang sudah dimanfaatkan untuk  teknologi busmetik di Kabupaten Pasuruan. Kata Slamet, pihaknya menargetkan semakin banyak lagi petambak yang menggunakan terpal untuk produksi tambak.

“Kalau kita hitung sampai sekarang, baru Rp 4,8 Miliar yang telah memanfaatkan pinjaman ini. Saya berharap lebih banyak lagi, karena keuntungan dari penggunaan teknologi busmetik ini besar sekali kalau berhasil,” imbuhnya.

Dari Rp 4,8 Milyar, jumlah petambak yang memanfaatkan pinjaman sebanyak 13 petambak, di mana rata-rata untuk penguatan modal. Dijelaskan Slamet, pencairan dana sendiri diperkirakan cair pada awal Mei ini, setelah verifikasi dari perbankan terlebih dulu.

“Perbankan pasti memverifikasi supaya detail, dan setelah semuanya selesai pasti akan langsung cair,” pungkas dia.

Lebih lanjut Slamet menambahkan, karena masih ada dana bantuan modal, Dinas Perikanan masih membuka kesempatan bagi petambak yang juga ingin mengajukan modal untuk produksi tambak busmetik.

“Harapan makin banyak petambak yang menggunakan teknologi busmetik ini, karena dari hasil panennya bisa puluhan kali lipat lebih banyak dari yang tambak tradisional,” urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...