Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Lonjakan Kasus Meninggal Akibat Covid-19, Masyarakat Tak Boleh Tunda Berobat Jika Sakit

Gambar berita
09 Juli 2021 (20:55)
Pelayanan Publik
2318x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron kembali berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar segera memeriksakan diri apabila merasakan gejala kurang enak badan. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19.di Kabupaten Pasuruan Terutama kasus yang meninggal akibat keterlambatan penanganan.

Dalam arahannya, Gus Mujib demikian biasanya pengasuh Pondok Pesantren Al Yasini tersebut menyampaikan bahwa saat ini Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19, seperti RSUD Bangil dan RSUD Grati sudah stagnan. Hal itu dikarenakan semua ruangan sudah penuh dengan pasien Covid-19.

“Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggandeng beberapa RS swasta untuk berkomitmen membantu menangani pasien Covid-19. Sifatnya sebagai RS penyangga yang bisa menangani pasien terkonfirmasi positif dengan gejala ringan hingga sedang. Sedangkan untuk gejala berat bisa langsung dirujuk ke RSUD Bangil atau RSUD Grati”, jelas Wakil Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi secara virtual bersama seluruh Camat dan Lembaga Ta’mir Masjid di Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (8/7/2021).

Himbauan senada juga disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf pada saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti sepekan yang lalu, Jumat (25/6/2021). Kepala Daerah menyebutkan bahwa peningkatan kasus kematian Covid-19 dipicu karena keterlambatan berobat pasien terkonfirmasi positif sesudah kondisinya parah.

Maka dari itu, Bupati meminta kepada Camat dan seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan agar semakin meningkatkan frekuensi kegiatan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Bahwa jangan sampai ada penundaan pergi berobat ke RS bagi masyarakat yang mengalami gejala Covid-19. Harapannya agar memperoleh penanganan secepatnya sehingga tidak sampai berakibat fatal.

Sementara itu, untuk menambah ruang isolasi ketersediaan BOR (Bed Occupancy Rate) atau tempat tidur di RSUD Bangil dan RSUD Grati yang overload, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersinergi dengan RS swasta. Yaitu RS Mitra Sehat Medika di Pandaan, RS Sahabat di Sukorejo, RS Abhiyaksa dan RS Bhayangkara Pusdik Brimob  di Gempol, RS Masyitoh di Bangil maupun RS Mata di Grati. Tujuannya sebagai RS penyangga dalam merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. (Iguh+Eka Maria)      

 

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Para Pemudik Silahkan Mampir di 7 Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Polres Pasuruan

Untuk melayani para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...