Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Siapkan Tiga Skenario Pembelajaran

Gambar berita
02 Mei 2020 (19:37)
Pelayanan Publik
3466x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario agar anak Indonesia dapat tetap memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Hal ini dilakukan menyusul masih berlangsungnya pandemi Covid-19 yang berakibat pada proses pembelajaran siswa didik di tanah air. Dari yang seharusnya dilakukan secara tatap muka saat ini ditiadakan sementara, dialihkan dengan sistem belajar daring (online) dari rumah sesuai arahan Presiden.

Kata Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Sartono, setidaknya ada 3 (tiga) skenario yang telah disiapkan sebagai solusi. Diantaranya dengan menggunakan pembelajaran daring fokus ke daerah yang tidak mendapatkan aliran listrik dan internet.

"Skenario pertama adalah skenario optimis, yakni sekolah dibuka kembali akhir bulan Juli atau pertengahan Agustus. Skenario kedua adalah pesimis apabila Covid-19 berakhir di akhir 2020, yakni menggunakan pembelajaran daring dengan fokus ke daerah yang tidak mendapatkan akses listrik dan internet lewat kerjasama evaluasi jaringan TVRI agar bisa menjangkau sekolah tersebut”, ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Masuk Kembali ke Sekolah melalui telekonferensi di Jakarta, Jumat (1/5/2020) seperti yang dikutip laman kominfo.go.id.

Sedangkan skenario ketiga yakni adanya kemungkinan untuk mengubah awal tahun pembelajaran baru di bulan Januari 2021. Hal itu bukan tanpa alasan, karena  berdasarkan laporan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaddjir Effendy kepada Presiden Jokowei bahwa pembelajaran pada semester ini belum dapat dibuka kembali.

Meski demikian, mengacu pada arahan Presiden untuk kemungkinan membuka kembali layanan pendidikan maka tetap harus menjalankan protokol Covid-19. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama (Kemenag). Termasuk menghitung total kebutuhan masker dan ketersediaan fasilitas cuci tangan.

Di samping itu, sekolah yang tidak dapat menjangkau internet wajib didata untuk dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Nantinya, Kominfo agar dapat memastikan Ring Palapa yang telah dibangun mampu menjangkau 46 ribu satuan pendidikan yang belum memiliki akses jaringan internet dan listrik. (Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Remaja Lekok Ini Bersyukur Jadi Pelajar Sekolah Rakyat. Pendidikan Fokus, Orang Tua Diberdayakan

Program pendidikan Sekolah Rakyat (SR) terbukti memberikan banyak hal baik bagi...

Article Image
Tutup Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP. Mas Rusdi : Kita Bangun Fondasi Sepakbola secara Berjenjang, Elit dan Disegani

Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP Sederajat se-Kabupaten Pasuruan t...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Baznas Gelar Gebyar 10 Muharram "Bahagia Bersama Anak Yatim"

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggel...

Article Image
Optimalkan E-Transaksi, Pemkab Pasuruan Kejar Tata Kelola Keuangan yang Bersih dan Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk s...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan ETPD Wajib Dilaksanakan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Elektronifikasi Transaksi Pemeri...