Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Gambar berita: Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun terakhir, jalan poros kabupaten di desa yang mengalami kerusakan cukup parah, kini mulai dibangun kembali.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi tengah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang satu kilometer dengan lebar 3,5 meter.

Pembangunan dengan menggunakan konstruksi paving block tersebut memakan anggaran sebesar Rp762 juta.

Kepala Dusun Waru Desa Watuprapat Eko Wahyu mengaku bersyukur karena usulan yang selama bertahun-tahun disampaikan akhirnya terealisasi.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Sutejo, atas pembangunan yang dilakukan di desanya. 

Menurutnya, jalan tersebut terakhir kali diperbaiki pada 2012 dan sejak saat itu kondisinya terus mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Pasuruan atas pembangunan jalan di Desa Watuprapat. Semoga tahun depan bisa kembali mendapat bantuan pembangunan,” kata Eko di sela-sela kesibukannya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Eko, keberadaan jalan tersebut sangat penting karena merupakan jalan poros kabupaten yang menjadi akses penghubung antarwilayah. 

Selama bertahun-tahun, warga harus melewati jalan yang rusak sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Kurang lebih 14 tahun jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Baru pada masa Bupati Pasuruan sekarang akhirnya diperbaiki. Tentu ini sangat membantu sarana dan prasarana masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan pelaksana kegiatan dari CV Duta Sarana Teknika, Rahmalia mengatakan, pekerjaan kini memasuki minggu ketiga pelaksanaan. 

Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen.

Saat ini pekerjaan difokuskan pada pemasangan kanstin di sisi jalan serta penghamparan pasir sebagai lapisan dasar sebelum pemasangan paving block.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat baik dan mendukung proses pekerjaan. Saat ini progres sudah sekitar 30 persen,” jelas Lia.

Ia optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari target. 

Sesuai kontrak, pekerjaan memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari atau empat bulan. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...