Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belum Diterapkan, Kenormalan Baru Masih dalam Tahapan Sosialisasi

Gambar berita
07 Juni 2020 (14:39)
Pelayanan Publik
2740x Dilihat
0 Komentar
admin

Sampai saat ini, Pemerintah Indonesia masih belum menjalankan era kenormalan baru atau new normal. Jadi masih pada tahapan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate.

Menurutnya, Pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang akan memulai kenormalan baru. Hasil evaluasi kesiapan penerapannya, terdapat sekitar 102 wilayah Kabupaten/ Kota di tanah air yang secara statusnya masuk zona hijau atau warnanya hijau yang belum ada penularannya.

“Saat ini kenormalan baru itu belum dilaksanakan, masih dalam tahap sosialisasi. Daerah-daerah tersebut nantinya berpotensi untuk diberikan kesempatan melakukan penormalan baru. Dengan catatan tetap melaksanakan protokol-protokol, baik protokol kesehatan, protokol transportasi, protokol komunikasi dan semuanya, sehingga kita bisa mengendalikan persebaran Covid-19”, jelasnya.

Ditambahkannya, kenormalan baru bisa berjalan dengan baik apabila ditandai oleh beberapa hal sehingga dapat berjalan efektif. Tentunya hal tersebut akan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus aman dari Covid-19 bisa dicapai. Terlebih sampai saat ini masih belum  ditemukan obat atau vaksin.

Recovery rate-nya (tingkat pemulihan) atau sembuh itu berdasarkan imunitas tubuh, belum atas dasar obat atau vaksin. Situasi dunia begitu saat ini, situasi Indonesia juga begitu saat ini”, tandasnya.

Oleh karena itu, melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga swasta dan perguruan tinggi, Pemerintah terus melakukan berbagai penelitian agar segera bisa menghasilkan vaksin-vaksin yang saat ini belum tersedia.

“Belum tersedia juga surveilans-surveilans yang memadai secara nasional, secara besar-besaran. Kita dalam tahap menuju ke sana, yang tadinya PCR Test-nya di bawah 10.000, saat ini sudah 10.000 bahkan di atasnya, dan Bapak Presiden inginkan mulai sekarang PCR Test-nya bisa dicapai 20.000 per hari”, paparnya Jum’at (5/6/2020) seperti yang ditulis di laman Kemenkominfo.

Dengan demikian, Pemerintah berharap bahwa rasio PCR Test semakin baik, sehingga bisa memetakan dan memotret pendataan persebaran Covid-19 di Indonesia. Tentunya, keberhasilan penerapan kenormalan baru juga sangat ditentukan oleh peran serta komunitas. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...