Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Berbela Sungkawa Atas Meninggalnya 3 Warga Puspo. Bupati Irsyad Yusuf Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Akan Perubahan Cuaca Ekstrim

Gambar berita
29 April 2023 (11:29)
Lingkungan
2406x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf ikut berbela sungkawa atas meninggalnya tiga orang warga RT 7 RW 3 Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo akibat terbawa longsor yang terjadi pada Jumat (28/04/2023) sore kemarin.

Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan ini berharap agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan. Sedangkan untuk warga sekitar dihimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, saya ikut berduka dengan kejadian yang menimpa tiga warga Puspo. Semoga amal ibadanya diterima Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kesabaran," kata Bupati saat ditemui di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Sabtu (29/04/2023) siang.

Dengan kejadian tersebut, Gus Irsyad-sapaan akrab Bupati Pasuruan ini menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan akan perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Terlebih ketika beberapa hari cuaca sangat panas, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya sampai berjam-jam lamanya.

"Yang namanya cuaca itu sekarang ekstrim. Karena panasnya sangat menyengat. Beberapa hari ini khan cuaca sangat terik, kemudian kemarin tiba-tiba hujan deras sampai berjam-jam. Maka dari itu, saya himbau untuk meningkatkan kewaspadaan akan cuaca," jelasnya.

Khusus warga yang bekerja di lereng pegunungan, Gus Irsyad mengajak seluruhnya untuk dapat memperhatikan keselamatan pribadi dan keamanan lokasi. Hal tersebut penting agar bisa meminimalisir kejadian serupa yang dialami warga Puspo.

"Harapan kami, temen-temen penggarap atau petani yang bekerja di lereng pegunungan agar lebih waspada. Terlebih saat hujan di lokasi lokal setempat dihimbau tidak melakukan kegiatan penanaman supaya bisa meminimalisir terjadi apapun. Apalagi tanah gembur yang kurang tegakannya bisa bahaya kalau kita tidak hati-hati," terangnya. 

Ditegaskan Gus Irsyad, himbauan ini tak hanya ditujukan kepada warga di sekitar pegunungan. Namun berlaku juga untuk warga yang hidup di dataran rendah. 

Untuk bisa menyampaikan himbauan ini, seluruh camat diintruksikan segera memantau kondisi wilayahnya masing-masing dan berkoordinasi dengan pihak lain yang berkepentingan.

"Saya juga intruksikan semua camat untuk bisa memantau kondisi wilayahnya masing-masing. Koordinasi dengan muspika sampai tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak lain yang berhubungan dengan tanggap kebencanaan," tegasnya. 

Perihal korban, Pemkab Pasuruan menurut Gus Irsyad akan memberikan santunan sebesar Rp 10 juta yang diberikan kepada masing-masing korban tanah longsor.

"Kami akan serahkan santunan masing-masing Rp 10 juta untuk korban," singkatnya. 

Seperti diketahui, tiga orang warga RT 7 RW 3 Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia akibat terbawa longsor yang terjadi pada Jumat (28/04/2023) sore kemarin.

Ketiga warga tersebut diketahui masih dalam satu hubungan keluarga diantaranya  Ngatimun (50), Ravianto (15) dan Agus Kuprit (30).

Longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB yang diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi selama 2-3 jam.

Lokasi persis kejadian tersebut adalah di Lahan Kontrak milik Perhutani KRPH Cukurguling Dusun Keduwung, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo. 

Sebelum kejadian, ketiga korban bersama 1 orang lainnya yang selamat sedang menanam bibit tanaman kentang. Selang beberapa menit kemudian tiba-tiba hujan turun dengan derasnya.

Mengetahui hal tersebut, keempat orang memutuskan untuk berteduh di sebuah gubuk sederhana yang tak jauh dari lokasi penanaman. Hanya saja, tanah yang mereka pijak mengalami longsor dan membuat tiga korban terbawa longsoran, sedangkan satu orang berhasil selamat dari kejadian.  (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gus Shobih Sambut Silaturahmi TNI AU Lanud Muljono

Gus Shobih apresiasi langkah silaturahmi dan anjangsana yang dilakukan jajaran T...

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...