Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BNN Kabupaten Pasuruan, Resmi Beroperasi

Gambar berita
26 Juli 2017 (14:08)
Pelayanan Publik
10520x Dilihat
0 Komentar
admin

Kabupaten Pasuruan akhirnya punya Badan Narkotika Nasional (BNN).

Operasional kegiatan BNN Kabupaten Pasuruan tersebut diresmikan langsung oleh Brigjen Fatkhur Rahman, Kepala BNN Propinsi Jawa Timur bersama Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, di Kantor BNN Kabupaten Pasuruan, Rabu (26/07/2017) siang.

Selain mereka berdua, acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Mulliadi, para alim ulama, dan undangan lainnya.

Menurut Bupati Irsyad, kantor BNN Kabupaten Pasuruan yang berada di Jl Veteran  Nomor 5, Kecamatan Panggunggrejo, Kota Pasuruan adalah bersifat sementara, sambil menunggu pembangunan kantor baru yang direncanakan ditempatkan di samping Rumah Dinas Kapolres Pasuruan, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil.

"Kami sediakan lahan seluas 1 hektar di samping Mapolsek Bangil atau bersebelahan dengan Rumah Dinas Kapolres Pasuruan. Untuk sementara, operasional kegiatan BNN kami tempatkan di eks Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata," kata Irsyad, di sela-sela acara.

Ditambahkannya, adanya BNNK di Bangil juga mendukung Pemkab Pasuruan dengan menjadikan Kecamatan Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan.

"Secara administratif juga mendorong penempatan semua kantor Kabupaten di Bangil. Untuk itu, keberadaan BNNK ini semoga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat," imbuhnya.

Manfaat yang dimaksud adalah fokus BNNK dalam hal pemberantasan peredaran, penyalahgunaan narkotika serta pencegahan. Pria yang akrab disapa Gus Irsyad itu berharap semua komponen masyarakat memberikan dukungan pada pemkab dan BNNK untuk memberantas narkoba.

"Kita bersyukur usulan kita diapresiasi dan ditindaklanjuti pemerintah pusat. Pembentukan BNNK ini untuk menjawab kekhawatiran habaib, para kyai, tokoh-tokoh masyarakat dan kita semua terhadap penyebaran dan peredaran narkoba," tandasnya.

Sementara itu, Fatkhur Rahman menegaskan bahwa Pasuruan termasuk daerah dengan tingkat penggunaan narkotika cukup tinggi di Jawa Timur. Bahkan, termasuk 5 besar daerah yang tingkat pertumbuhan peredaran narkoba tinggi.

"Bersama dengan Surabaya, Malang, Sidoarjo dan Banyuwangi yang juga termasuk daerah dengan penyebaran narkoba cukup tinggi. Maka dari itu semoga dengan hadirnya BNN Kabupaten Pasuruan bisa meminimalisir masih banyaknya kasus narkoba, baik pengguna maupun pengedar," ungkapnya.

Lebih lanjut Fatkhur menambahkan bahwasany BNN memiliki tugs dan fungsu sebagai pencegahan dan rehabilitasi. Kedua fungsi tersebut akan berjalan apabila didukung penuh oleh masyarakat.

"Sekali lagi saya tegaskan bahwa apabila pengguna atau masyarakat yang terkena narkoba mau lapor, maka saya jamin tidak akan dipenjara, malah akan dirawat sampai sembuh alias akan kami rehabilitasi. Tidak ada pecandu yang kalau lapor takut dimasukkan ke bui.Itu tidak benar," jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...