Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Bersama Relawan dan Warga Desa Prodo Gotong Royong Bersihkan Endapan Lumpur Tebal Sisa Banjir Bandang

Gambar berita
29 Januari 2024 (10:00)
Lingkungan
2131x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga kini, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) bersama para relawan dan warga Desa Prodo, Kecamatan Winongan bahu membahu membersihkan sisa endapan lumpur pasca banjir bandang, Sabtu (27/01/2024).

Memang tak mudah untuk bisa membersihkan endapan lumpur yang begitu tebal. Apalagi ketinggian endapannya ada yang sampai 60 sentimeter.

Salah satunya adalah rumah Edy (41), warga Dusun Gendol, Desa Prodo. Saat kejadian, ia berada di dalam rumahnya. Begitu banjir bandang menerjang, yang ia selamatkan terlebih dulu adalah dokumen-dokumen penting seperti ijazah sekolah dan lainnya.

"Karena kalau ijazah kena air ditambah lumpur, ya bisa rusak dan gak kepakek lagi. Maka saya selamatkan ijazah saya, istri dan anak," ungkapnya.

Untuk membersihkan endapan lumpur, Edy meminta bantuan keluarganya yang bertempat tinggal di desa sebelah, keesokan paginya usai kejadian. Hal itu ia lakukan sebab membersihkan material lumpur lebih berat ketimbang banjir biasa.

"Kalau sendirian gak sanggup karena butuh energi yang sangat banyak dan peralatan untuk membersihkan lumpur," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan langsung turun tangan dengan membawa alat berat eskavator dan peralatan lain yang digunakan untuk membersihkan endapan lumpur.

Dengan dibantu para relawan seperti tagana (taruna siaga bencana) hingga swadaya warga setempat, gotong royong membersihkan sisa banjir bandang terus dilakukan hingga hari ketiga kejadian.

"Sampai hari ini kami terus membantu warga untuk membersihkan sisa material lumpur yang memenuhi rumah warga. Terutama akses jalan yang terhambat akibat lumpur yang menggenang," tegasnya.

Dijelaskan Sugeng, setidaknya tiga dusun di Desa Prodo yang kebanjiran. Rinciannya 79 rumah warga di Dusun Gendol, 85 KK (kepala keluarga) di Dusun Jetis serta 50 rumah warga Dusun Margoutomo.

Dari ketiga dusun tersebut, rata-rata ketinggian endapan antara 10-20 sentimeter. Namun di Dusun Jetis, endapannya sampai setinggai 40-60 sentimeter.

"Maka dari itu prioritas pembersihan material lumpur kami lakukan di Dusun Jetis. Baru dilanjutkan dengan dusun Gendol dan Margoutomo," terangnya.

Seperti diketahui, beberapa jam usai kejadian, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Prodo. Selama kunjungannya, ia memotivasi para warga agar tidak trauma dengan kejadian banjir bandang hingga masuk ke rumah warga.

Selain itu, Andriyanto juga memberikan bantuan kedaruratan kepada warga seperti selimut, makanan siap saji dan lainnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...