Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Intens Dropping Air Bersih 19 Desa Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
30 September 2024 (05:49)
Lingkungan
1665x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Jumlah desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan semakin meluas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada satu desa lagi yang dilaporkan mengalami kekeringan, yakni Desa Petung, Kecamatan Pasrepan.

Dengan begitu, total kini ada 19 desa di 5 kecamatan terdampak kekeringan. Diantaranya Desa Semedusari, Wates, Pasinan, dan Balonganyar di Kecamatan Lekok.

Kemudian Desa Watulumbung, Kedungrejo, Bulukandang, dan Pancur di Kecamatan Lumbang. Selanjutnya Desa Sumberjo dan Desa Kedungrejo di Kecamatan Winongan.

Berikutnya Desa Kedungpengaron, Klangrong dan Desa Ambal-ambil di Kecamatan Kejayan. Serta Desa Ngantungan, Pasrepan, Klakah, Mangguan, Petung dan Sibon di Kecamatan Pasrepan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Dimas Kriz Asmoro mengatakan, tambahan satu desa terdampak kekeringan merupakan hasil dari assesment setelah sebelumnya ada laporan kekeringan yang terjadi di Desa Petung, Pasrepan.

"Ketika ada laporan dari desa, maka kita assement dulu. Kalau sudah dinyatakan darurat kekeringan, maka dropping air bersih bisa segera dilakukan," kata Dimaz di sela-sela kesibukannya, Senin (30/9/2024).

Dijelaskannya, dropping air bersih terus dilakukan di semua desa terdampak kekeringan. Sekarang ada 4 tangki disiagakan untuk melakukan pengiriman air bersih dan ditempatkan di satu lokasi yang bisa diakses seluruh warga.

Hanya saja, khusus untuk tambahan satu desa lagi terdampak kekeringan, proses pendistribusian air bersih baru akan dimulai pada Selasa (1/10/2024) esok.

"Khusus ke Desa Petung, pengiriman air bersih mulai dilakukan esok hari tanggal 1 Oktober dan semuanya diback up BPBD Provinsi Jawa Timur." tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...