Psikologi olahraga sangat dibutuhkan bagi pelatih dan atlit dalam meningkatkan prestasi keolahragaan yang digelutinya. Hal itu juga yang melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sport Science, Psikologi Olahraga Kabupaten Pasuruan Tahun 2023. Seperti halnya yang dinyatakan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron saat membuka kegiatan pelatihan yang digelar di Hotel Tretes View, Kecamatan Prigen pada hari ini, Rabu (24/5/2023).
Menurut Gus Mujib sapaan familiarnya, manfaat dari psikologi olahraga akan menentukan bagaimana cara membentuk karakter yang sangat penting dimiliki oleh para pelatih dan atlit. Baik dalam mengendalikan stress, meningkatkan pikiran positif, menentukan target dan tujuan maupun meningkatkan kemampuan dalam memprediksi kemampuan diri.
âBimtek Sport Science, Psikologi Olahraga ini sangat penting. Karena sekalipun ahlinya sepak bola sekelas Messi dan Ronaldo, misalnya, masih tetap butuh olah fisik dan psikis untuk menjaga kejiwaannya. Bagaimana pelatih dan atlit terus men-support karakter dengan baik, mengendalikan emosi, menentukan tujuan dan mampu memprediksi selama bertanding,â ucap Wakil Bupati.
Ditambahkan Wakil Bupati, dengan mempelajari psikologi olahraga, baik pelatih olahraga maupun atlit dari semua cabang olahraga (cabor) diharapkan dapat memperkaya pengetahuan. Sekaligus sebagai media pembelajaran dan bekal bagi para pelatih untuk mempersiapkan tim dalam kejuaraan di tingkat Provinsi dan Nasional.
âAspek terkait aspek psikologi adalah memang kita mempelajari bagaimana kejiwaan-kejiwaan. Sehingga bisa mempermudah gerak selanjutnya. Juga bagaimana bisa mempertahankan pikiran tetap fresh selama berolahraga. Maka menjaga mindset itu perlu. Nanti akan dibahas di dalam Bimtek. Termasuk kesehatan fisik, spirit dan semangat pelatih harus dijaga selalu,â tuturnya.
Kegiatan pelatihan diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari pelatih dari seluruh cabor. Termasuk diantaranya, Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Pasuruan serta Penggerak Olahraga Masyarakat Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar