Bupati
Pasuruan, Rusdi Sutejo mengajak seluruh pengurus dan anggota KORPRI lebih
inovatif. Tentunya dengan terus memperkuat kelembagaan organisasi agar semakin solid.
Baik dalam aspek sosial maupun kesejahteraan.
Disampaikan
pada saat membuka Rapat Kerja (Raker) KORPRI Kabupaten Pasuruan di Hall Taman
Candra Wilwatikta, Kamis (24/9/2026), Kepala Daerah menekankan pentingnya
membangun korsa dan sinergi antar anggota KORPRI. Tidak berhenti sebagai
organisasi formal, sebaliknya mampu menjadi wadah yang menghadirkan manfaat
nyata bagi anggotanya.
“Yang
paling penting adalah bagaimana KORPRI ini semakin solid. Ada rasa kebersamaan,
saling membantu dan saling menguatkan. Jangan sampai anggota hanya merasa
menjadi bagian dari organisasi ketika ada kegiatan formal saja,” pesannya.
Lebih
lanjut, Mas Bupati Rusdi demikian biasanya Bupati disapa tak lupa
mengisyaratkan tentang urgensi penguatan mekanisme santunan yang dilakukan secara
gotong royong. Ke depannya, KORPRI akan melakukan koordinasi dengan TASPEN
terkait rencana penambahan iuran sebesar Rp 5.000 per anggota. Adapun opsi
tambahan iuran sesuai pilihan dan kemampuan masing-masing anggota.
“Semangatnya
adalah gotong royong. Ketika ada anggota yang mengalami musibah, jangan
dibiarkan menghadapi sendiri. KORPRI harus hadir,” ujar Bupati.
Sebelumnya,
Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Pasuruan, Diano
Vela Fery Santoso menjabarkan sejumlah agenda strategis organisasi. Mulai dari
penguatan struktur KORPRI pada unit-unit kerja, peningkatan kepedulian sosial
bagi anggota dan pengembangan keanggotaan. Berikut, upaya membangun unit usaha
yang bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi anggota.
Agenda
lainnya, memperluas keanggotaan KORPRI dengan membuka ruang bagi pegawai
non-PNS sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk mendorong pembentukan unit
usaha organisasi. Hal itu sebagai tindaklanjut dari kevakuman Koperasi Karyawan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang membutuhkan penataan Kembali. Harapannya, organisasi akan memiliki aktivitas ekonomi
yang produktif dan memberikan manfaat bagi anggota.
Di
sisi lain, Raker KORPRI juga membahas penataan struktur organisasi yang akan
dipersiapkan untuk dilantik oleh Mas Bupati Rusdi dalam rangkaian peringatan
Hari Jadi KORPRI pada November mendatang.
Dalam
Raker yang berlangsung sangat dinamis tersebut menghadirkan satu diantara
anggota KORPRI, Fauzy yang sukses mengembangkan usaha di sektor pariwisata. Kehadirannya
memberikan inspirasi kepada anggota KORPRI bahwa di tengah tugas sebagai
aparatur, ada peluang pengembangan potensi ekonomi secara kreatif dan produktif.
“Yang
dibutuhkan bukan sekadar keberanian memulai usaha. Tetapi bagaimana kita
melihat peluang, mengelola risiko dan konsisten mengembangkannya. Semoga kita
semua bisa mulai membangun kemandirian dan sumber penghasilan tambahan secara
terencana,” ujarnya bersemangat.
Dalam
testimoninya, Fauzy membagikan pengalamannya dalam mengembangkan usaha wisata yang
dirintisnya. Seraya berharap dapat diikuti oleh anggota lainnya agar dapat
mengembangkan potensi dan kreativitas diluar tugas kedinasan dengan tetap
memperhatikan aturan yang berlaku. (Eka Maria)
Komentar