Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf meminta kepada seluruh Kepala Desa agar menindaklanjuti hasil studi komparasi terhadap Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah sebagai referensi untuk lebih memajukan Desa masing-masing. Diantaranya dengan terus bereksplorasi dan berimprovisasi terhadap keberagaman potensi Desa sebagai modal utama dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Harapan terbesarnya, setiap Desa di Kabupaten Pasuruan mampu mengembangkan pengelolaan Balkondes dengan semaksimal mungkin. Tentunya dengan intens mengoptimalkan diferensiasi karakteristik komoditas yang dimiliki.
âStudi komparasi penting dilakukan untuk menggali potensi Desa sekaligus memotivasi Kepala Desa agar terus berimprovisasi memajukan Desanya. Tujuannya untuk mereplikasi dari yang sudah dikunjungi. Ada potensi bagus yang bisa kita tiru dengan prinsip ATM. Amati, Tiru, Modifikasi,â pesan Bupati kepada Kepala Desa yang hadir didampingi Camat dalam agenda Studi Komparasi di Magelang tersebut.
Ditambahkan Bupati Irsyad, sudah seyogyanya Kepala Desa bersama Camat saling berlomba-lomba mempercantik wilayahnya. Membangun branding dengan strategi pengelolaan potensi Desa, target bersama yang harus terlaksana.
âSetiap kegiatan yang difasilitasi Pemerintah harus ada hasilnya. Tidak hanya output, tapi outcome-nya juga. Ini harus kita tindaklanjuti di Kabupaten. Pasuruan karena kita punya BUMDesma dengan segala potensi yang kita miliki, karena masing-masing Desa punya potensi berbeda. Harapan saya, Pak Kades bisa mengajak Desa lainnya untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki. Ini yang namanya Desa punya kesempatan yang sama untuk memajukan wilayahnya masing-masing. Pak Camat bisa dimaksimalkan pendampingannya,â ucapnya. (Eka Maria)
Komentar