Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Rusdi Sutejo Optimis Kasus AKI dan AKB Tahun Ini Akan Turun

Gambar berita
10 April 2025 (12:07)
Kesehatan
1353x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo berharap kasus angka kematian ibu (AKI) melahirkan maupun angka kematian bayi (AKB) baru lahir dan prevalensi stunting pada tahun ini bisa terus ditekan semaksimal mungkin.

Harapan ini disampaikan Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (10/4/2025) siang.

Menurutnya, kasus AKI dan AKB masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Sebab hingga kini masih banyak laporan terkait jumlah kasus ibu melahirkan dan bayi yang meninggal saat persalinan.

"Kalau sudah jadi PR maka harus segera dituntaskan. Seperti kasus AKI dan AKB yang masih ada di Kabupaten Pasuruan sampai sekarang, kita targetkan turun 14 persen," katanya.

Dengan digelarnya Muscab IBI Kabupaten Pasuruan, Mas Rusdi mengajak seluruh bidan se-Kabupaten Pasuruan untuk kompak dalam membantu pemerintah. Khususnya menurunkan AKI dan AKB serta prevalensi stunting.

"Saya lihat yang hadir banyak sekali. Untuk itu saya berpesan agar para bidan ikut aktif dalam menurunkan kematian ibu, kematian bayi dan stunting sesuai peran dan fungsinya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Pasuruan, Sri Sudarti menjelaskan sepanjang tahun 2024, jumlah kasus kematian ibu melahirkan mencapai 18 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 dengan ada 16 kasus kematian.

Begitu pula dengan angka kematian bayi selama tahun 2024 cukup banyak hingga 188 kasus. Padahal selama tahun 2023, setidaknya hanya ada 77 kasus kematian bayi baru lahir.

Dengan fakta tersebut, setiap bidan harus melengkapi dirinya dengan keterampilan, pendidikan dan dan kedekatan emosional dengan para pasiennya.

"Karena hal tersebut terbukti efektif dalam membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu yang akan melahirkan," tutupnya. (emil)

Seperti diketahui, di Kabupaten Pasuruan tercatat ada 1367 bidan yang tersebar di semua faskes. Mulai rumah sakit, puskesmas, klinik swasta hingga praktek mandiri. Bidan-bidan tersebut sangat siap untuk membantu proses persalinan seluruh ibu hamil. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...

Article Image
Goes to School, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Sosialisasikan PAREEDI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo goes to school,...

Article Image
RSUD Bangil Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing, ABUS dan Pemeriksaan BMD

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil menggelar Bakti sosial operasi bibir sumbi...

Article Image
Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan, Rumah Sakit Umum...