Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ciduk 9 PSK, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Beri Pendampingan Psikologis

Gambar berita
30 April 2019 (13:53)
Pelayanan Publik
5687x Dilihat
0 Komentar
admin

Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah, Satpol PP Kabupaten Pasuruan kembali menggrebek beberapa wisma di wilayah Prigen, Sabtu (27/04/2019) malam. Dan hasilnya, 9 PSK (penjajah seks komersial) yang rata-rata masih belia, berhasil diamankan petugas.

Kesembilan PSK yang terciduk petugas itu berasal dari luar Pasuruan. Diantaranya JW (33) yang mengaku sebagai pembantu dari Malang; AN (18) dari Malang; DM (26) dari Banyuwangi ; RM (19) dari Bojonegoro; HR (20) dari Kota Banjar; KN (21) dari Banyumas; dan OV (21) dari Banyumas.

Ajar Dollar, Kasi Ops Pol PP Kabupaten Pasuruan, mengatakan, razia yang dilakukan tidak lagi tengah malam, melainkan setelah sholat magrib sekitar pukul 18.00 WIB.  Petugas pun disebar memasuki Wisma Jayadi, Bogang, dan Darmik yang berada di Gang Sono Prigen.

“Dan wisma-wisma lainnya di Pesanggrahan, Watu adem Tutup, sudah tau ada razia,” katanya.

Saat razia, keadaan di wisma tersebut terbilang sepi. Namun sudah ada tamu yang menunggu untuk dilayani.

“Para PSK kebingungan, dan jarang terjadi petugas datang lebih awal, para tamu juga masih sepi. Ada 6 calon pengguna jasa sedang berdiri di depan ketiga wisma tersebut,” tambahnya.

Setelah diamankan beberapa saat di Satpol PP, semua PSK tersebut dipindahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan. Di sana, mereka ditempatkan di Rumah Singgah untuk mengikuti serangkaian assestmen atau penelusuran data para tuna susila tersebut.

Gunawan Wicaksono selaku Plt Kepala Dinas SosiaL Kabupaten Pasuruan menegaskan, selama 3 hari berada di rumah singgah, para PSK tersebut akan diberikan pendampingan. Utamanya untuk mengembalikan mental dan moral mereka yang selama ini melakukan hal yang dilarang oleh agama.

“Kita ingin mereka sadar sehingga tidak kembali ke lembah hitam atau pelacuran. Sangat disayangkan karena ada yang dua kali ditangkap, tapi masih ketawa ketiwi. Itu khan agak bandel, dalam artian belum paham bahwa yang mereka lakukan itu sangat berdosa. Dan efek nya bisa panjang, karena bisa terkena HIV AIDS,” ucapnya, di sela-sela mengawasi assestmen para PSK di Rumah Singgah, Selasa (30/4/2019).

Tak hanya pendampingan, selama 3 hari pihaknya juga memberikan pembinaan keterampilan. Harapannya, pasca dikembalikan ke keluarganya, para PSK tersebut lebih memilih bekerja daripada menjual kemolekan tubuhnya.

“Sebenarnya ada yang sempat menjadi penjaga toko, tapi ternyata balik lagi. Maka dari itu, kita beri semangat lagi supaya bekerja daripada menjual diri mereka,” imbuhnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...