Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ciptakan Kemandirian Masyarakat Dalam Memelihara Kesehatan, Dinas Kesehatan Kembali Galakkan Budidaya Tanaman TOGA

Gambar berita
22 Agustus 2019 (15:41)
Pelayanan Publik
5306x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara mandiri, Pemerintah Kabupaten Pasuruan intens menggalakkan pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA) di tempat tinggal masing-masing. Harapannya, penanaman TOGA dapat dilakukan oleh seluruh warga, ditata menjadi sebuah taman yang memiliki nilai keindahan sekaligus manfaat keekonomian.

Menurut Kabid Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ugik Setyo Darmoko, melalui pemanfaatan tanaman TOGA semacam daun Landep, Pegagan, Kumis Kucing, Kemuning, Daun Sirih, Jahe, Curcuma dan jenis tanaman obat lainnya untuk diolah dan dikonsumsi sehari-hari, banyak manfaat yang bisa diperoleh. Baik dari segi kesehatan maupun secara finansial yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“TOGA itu banyak sekali manfaatnya. Mulai dari kegunaannya untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Mencegah, mengatasi penyakit dan dampak lanjut dari penyakit tertentu sampai mengatasi keluhan kesehatan ringan sampai memberikan pertolongan pertama terhadap penyakit. Juga memulihkan dan merawat kesehatan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat secara mandiri melalui hasil olahannya”, jelasnya.

Oleh karena itu, keberadaannya harus terus diisiasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  terkait, organisasi masyarakat dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Tentunya dibekali dengan kegiatan Asuhan Mandiri (Asman) Kesehatan Tradisional sesuai Permenkes No 9 Tahun 2016 yang berisi tentang panduan pengelolaan tanaman TOGA.     

Ditambahkan Kasi Pelayanan Kesehatan Tradisional, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Fitriyah, untuk mengoptimalkan kegiatan Asman TOGA, diselenggarakanlah pertemuan lintas program dan lintas sektor yang didalamnya juga dilakukan pembinaan terhadap Asman akupresur. Yakni cara perawatan kesehatan tradisional melalui teknik penekanan ke permukaan tubuh pada titik akupuntur dengan menggunakan jari atau bagian tubuh lainnya.   

“Melalui pertemuan lintas OPD, kami juga fokuskan pada pemeliharaan kesehatan ringan secara mandiri. Baik pemanfaatan tanaman TOGA maupun ketrampilan akupresur. Agar lebih semangat, masyarakat akan kami libatkan dalam kompetisi di tingkat provinsi. Targetnya, program bermanfaat ini bisa lebih merata penerapannya di masyarakat“, tuturnya waktu dikonfirmasi Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan di awal bulan Agustus 2019. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...