Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Fasih Calistung, Dispendik Kabupaten Pasuruan Ajak Warga Belajar Ikuti KUM

Gambar berita
11 September 2018 (12:34)
Pendidikan
2742x Dilihat
0 Komentar
admin

Setelah tuntas dengan kegiatan Keaksaraan Dasar (KD), Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan, pada tahun ini, mengajak warga belajar untuk mengikuti Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM).

Tak setengah-setengah, anggaran sebesar Rp 6 Milyar pun telah disiapkan untuk mensukseskan program ini.

Tutik Rahayati, Kasi Peserta Didik dan Kelembagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengatakan, tahun ini sekitar 12.900 warga belajar yang sudah lulus keaksaraan dasar alias bisa baca tulis, langsung diajak untuk mengikuti KUM. Para warga belajar tersebut berasal dari 1290 kelompok dengan besaran anggaran per kelompok masing-masing Rp 4,6 juta selama 86 jam tatap muka atau mulai agustus hingga desember mendatang.

“Kita siapkan dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2018. Satu kelompok terdiri dari 10 orang yang akan kita dampingi terus dalam program ini,” kata Tutik di sela-sela kesibukannya, Selasa (11/09/2018).

Selama program berlangsung, Dispendik akan melakukan pemeliharaan kemampuan keaksaraan dasar sekaligus pendidikan kecakapan hidup pada seluruh warga belajar, baik soft-skill berupa sikap dan karakter maupun hard-skill dalam bentuk keterampilan vokasional. Salah satu bentuk real action (langkah konkrit) nya menurut Tutik adalah mulai dari pembelajaran, praktek sampai dengan evaluasi.

“Jadi para warga belajar ini kita berikan modal keterampilan seperti cara membuat kue atau jajanan atau yang lain. Kalau sudah bisa, kita arahkan mereka untuk belajar menjual atau menjadi pengusaha jajanan kecil-kecilan sembari mereka terus mengasah kemampuan baca tulis mereka,” imbuhnya.

Menurut dia, melalui program lanjutan pasca keaksaraan dasar itu, banyak warga belajar dan akhirnya memiliki keterampilan dan mampu memiliki usaha, baik secara pribadi maupun kelompok (kelompok belajar usaha), sehingga akan lebih sejahtera.

"Tidak mudah menjalankan semua program tersebut. Harus ada kerja sama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, lembaga penyelenggara pendidikan keaksaraan, para tutor dan juga warga belajar serta fasilitas pendukung," beber Tutik.

Lebih lanjut Tutik menegaskan bahwa program KUM menyesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing wilayah. Contohnya Kecamatan Lekok, di mana para warga belajar diajak untuk mengolah ikan menjadi keripik, kerupuk atau makanan yang bernilai ekonomis.

“Beberapa hari lalu saya ke Lumbang, jadi banyak warga belajar yang sudah pintar membuat tempeh, keranjang sampah maupun keranjang  untuk jualan mracangan. Alhamdulillah kita senang mendengarnya,” jelasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...