Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Masyarakat Harus Berpegang Teguh dan Berperan Aktif Jaga NKRI

Gambar berita
15 Juli 2022 (15:59)
Nasionalisme
15077x Dilihat
0 Komentar
admin

Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah final dan tidak dapat dirubah oleh organisasi atau kelompok manapun. Maka dari itu, Plh. Bupati Mujib Imron menyatakan, sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik, masyarakat harus tetap berpegang teguh terhadap NKRI.

Berdirinya Republik Indonesia bukan tanpa alasan, melainkan sudah dibahas sebelumnya matang-matang oleh tokoh-tokoh bangsa. Yakni mereka para penggagas berdirinya bangsa Indonesia. Terlebih tujuan utama terbentuknya NKRI demi kemaslahatan bersama. Baik untuk Pemerintah sebagai regulator dan penyelenggara roda pemerintahan maupun warga negara.

“Ini harus kita pegang teguh bentuk NKRI. Berdirinya negara adalah untuk kemaslahatan dan kepentingan bersama. Tidak hanya dari eksekutif saja, tapi juga ada masyarakat di dalamnya,” jelasnya.

Disampaikan dalam agenda Sosialisasi Sistem Deteksi Dini dan Cegah Dini Terhadap Konflik Masyarakat di Hotel Royal Senyiur Prigen, Kamis (14/7/2022) sore, Gus Mujib sapaannya juga menguraikan tentang peran penting negara dalam menjaga warganya. Seperti halnya yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan bahwa diantara tugas pokok negara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Di Pembukaan UUD 1945 itu adalah tugas pokok dari negara yakni melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah sesuai yang tertuang dalam pembukaan UUD. Masyarakat harus sejahtera dengan berdasarkan pada perlindungan dari negara itu tadi,” jelasnya.

Di sisi lain, Plh. Bupati menggarisbawahi tentang peran aktif masyarakat dalam menjaga NKRI. Hal itu dapat dilakukan dengan menghindari gerakan-gerakan radikal yang mencoba mengganti dasar ataupun bentuk dari negara Indonesia.

“Dengan mengikuti sosialisasi tentang wawasan kebangsaan ini, kami harapkan Bapak Ibu semuanya bisa berperan aktif. Sekaligus mampu mencegah serta melakukan deteksi dini apabila ada gerakan-gerakan yang menyimpang. Namun harus tetap mempertahankan asas kemanusiaan dan tidak main hakim sendiri,” pintanya.

Menurut Plh. Bupati, dengan pembekalan edukasi melalui kegiatan Sosialisasi Sistem Deteksi Dini dan Cegah Dini Terhadap Konflik Masyarakat, masyarakat dapat lebih peka terhadap lingkungan sosial. Sehingga dapat sedini mungkin menghindari  paham yang menjurus kepada tindakan radikal dan memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebaliknya, jika seandainya ada yang terindikasi mengikuti aliran radikal, mohon jangan langsung menghakimi. Karena kita negara hukum,” pintanya.

Dalam forum diskusi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pasuruan selama dua hari tersebut dihadiri setidaknya 50 peserta. Komposisinya terdiri dari perwakilan masing-masing organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Pasuruan. (Iguh+Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...