Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Gambar berita
08 April 2026 (08:23)
Umum
2266x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku, agama, hingga tradisi dan budaya. Semua itu terbingkai dalam nuansa penuh dengan kerukunan. 

Di Kabupaten Pasuruan, keberagaman namun indah dilihat sebagai sebuah persatuan ada di Pondok Pesantren Ngalah, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari.

Sejak didirikan oleh KH. Moh. Sholeh Bahruddin Kalam pada tahun 1985 dan kini diteruskan oleh KH. M. Sholeh Bahruddin, Ponpes Ngalah mempraktikkan toleransi dengan menerima siapa saja yang berkunjung ke kediamannya, baik Muslim maupun non-Muslim, untuk dialog atau sekadar berbagi wawasan.

Inilah yang menjadikan pondok pesantren ngalah, terasa begitu Indonesia

Saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/4/2025), Kiyai Sholeh mengatakan, selama di pondok, seluruh santri diajarkan untuk menghormati perbedaan sebagai bagian dari kekayaan yang harus dijaga.

"Wong kita ini podo menungsane (karena kita ini sama-sama manusianya)," singkatnya. 

Perihal kegiatan, Yai Sholeh menjelaskan, ada banyak hal yang rutin dilaksanakan dalam rangka menjaga keberagaman di pondok pesantren. Mulai dari diskusi lintas budaya, seminar perdamaian, dan perayaan hari besar yang melibatkan beragam tradisi santri. Semua kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat semangat toleransi di antara santri.

"Kita jaga semua itu supaya guyub rukun," imbuhnya. 

Tradisi hidup berdampingan di Pondok Pesantren Ngalah menjadikannya simbol bagaimana harmoni dapat terwujud di tengah keberagaman. Kata Yai, ponpes yang didirikannya tidak hanya mencetak generasi yang paham agama, tetapi juga mampu menjadi duta perdamaian di masyarakat.

"Kita hidupkan nilai-nilai multikulturalisme di tengah dunia yang semakin majemuk. Jangan sampai terpecah belah apapun yang terjadi," tegasnya. 

Dengan berjalannya waktu, ponpes ngalah tak hanya menerima para santri yang mondok. Namun juga memperhatikan pendidikan formal, mulai dari kelompok bermain anak-anak sampai perguruan tinggi

Ada satu hal yang selalu diucapkan oleh Kiyai Sholeh saat berbicara tentang pondok yang diasuhnya ini. Tak hanya bicara tentang pendidikan formal dan non formal saja, tapi ada pendidikan khususiyah, dalam hal ini adalah Thoriqoh. Thoriqoh di Pondok Pesantren Ngalah adalah Thoriqoh Naqsabandiyah Wal Qodiriyah Wal Mujadadiyah. 

Dengan nama besar dan keistimewaan yang dimiliki, Tak banyak yang Kiyai Sholeh inginkan pada siapa saja yang akan, sedang ataupun pernah mondok dan mengenyam pendidikan di Ponpes Ngalah.  Menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah, bermanfaat bagi sesama

"Yang paling penting untuk generasi muda, ojok sampek molimo, larangan agama dan larangan negara, etika dijaga, sepintarnya model apa tapi kalau etikanya jelek, tidak dihargai," harapnya. (emil)






Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...