Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Siapkan Rp 77 Milyar untuk Penanganan Covid-19

Gambar berita
06 April 2020 (14:37)
Pelayanan Publik
4192x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyiapkan anggaran sebesar Rp 77 Milyar untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Besaran anggaran tersebut merupakan hasil refocusing seluruh anggaran daerah yang dipandang kurang perlu maupun yang bisa ditunda pelaksanaannya.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengatakan, dirinya sudah mengintruksikan kepada semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lingkup Pemkab Pasuruan untuk mengarahkan anggaran yang pelaksanaannya dipandang kurang perlu, menjadi anggaran untuk penanganan Covid-19. Hal ini juga sebagai tindak lanjut dari keputusan Pemerintah Pusat yang meminta semua daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus penanganan Covid-19.

“Refocusing anggaran berasal dari pengurangan plafond belanja Perdin, mamin, akomodasi dan pengurangan marse belanja pegawai,” kata Irsyad, sesaat setelah menghadiri acara Musrenbang RKPD Kabupaten Pasuruan, di Command Center, Senin (06/04/2020).

Dijelaskannya, anggaran Rp 77 Milyar berasal dari refocusing beberapa pos anggaran sebesar Rp 55 Milyar, tambahan BTT dari potensi DBHCT (dana bagi hasil cukai dan tembakau) sebesar Rp 13,9 Milyar, sisa anggaran BTT sebesar Rp 5,8 Milyar, serta Rp 2,4 Milyar yang sudah digunakan untuk beberapa kegiatan seperti pembelian APD (alat pelindung diri) bagi para tenaga medis, masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lainnya.

“Hingga hari ini, kita masih terus menginventarisir anggaran-anggaran yang tidak penting. Contohnya anggaran perjalanan dinas saya dan Pak Wabup sekitar 800 juta juga saya alihkan untuk penanganan Covid-19 ini,” tegasnya.

Tak hanya untuk pembelian APD dan alat kesehatan lainnya, Pemkab Pasuruan juga tengah melakukan pengadaan sekitar 3 ribu rapid test. Hanya saja, sampai sejauh ini, Pemkab Pasuruan masih menunggu datangnya alat tersebut dari Pemerintah Pusat.

“Kalau kuota atau jatah dari pusat untuk Kabupaten Pasuruan cuma untuk 140 orang saja. Ini masih jauh dari jumlah cukup, sehingga kita berencana akan membeli 3 ribu lagi. Tapi ya tidak mudah, kita menunggu saja,” tandasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...