Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Publikasi Potensi Desa Jadi Bahasan Diskusi Publik Kelembagaan KIM

Gambar berita
25 April 2018 (15:08)
Pemerintahan
3760x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mensukseskan kinerja Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pasuruan, pemkab mendatangkan narasumber dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS) dengan membahas cara meningkatkan potensi daerah melalui pemberitaan yang dikelola oleh warga dan perangkat desa dalam hal ini Lurah dan Camat.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Graha Bina Praja Rabu (25/4/2018) itu, narasumber yang bernama Zainal Arifin Emka tersebut membeberkan sejumlah tugas yang akan diemban Lurah dan Camat kemudian turun ke masyarakat sebagai pegiat KIM di lingkungannya.

Karena ia melihat banyak potensi desa di Kabupaten Pasuruan yang bisa di publikasikan. “Untuk pertama itu harus memahami fungsi media. Jadi harus paham hal apa yang dapat menjadi besar nantinya di lingkungan,” ucapnya.

Beberapa kali Zainal mencontohkan media massa yang mampu mengangkat potensi daerah dengan pemberitaan yang sangat menarik. Dengan itu, ia mencoba mengajak para Lurah dan Camat untuk lebih peka dengan lingkungannya.

“Jadi yang bisa dimuat itu bukan hanya berita berat saja, karena lama-lama orang akan jenuh. Berita ringan yang sekiranya tidak dijangkau oleh media massa bisa dimunculkan, dan itu patut dinaikkan agar mengerti prestasi desa tersebut,” kata pria yang juga wartawan senior tersebut.

Selain itu, ia juga memberi contoh seperti media mainstream yang secara cepat memviralkan berita yang sebenarnya tidak terlalu menarik untuk dibahas. Namun itu dibuat untuk contoh agar Lurah dan Camat semangat dalam mengelola KIM.

“Lurah/Kepala desa harus bisa jadi jembatan antara Pemkab Pasuruan dengan masyarakat. Jadi tidak ada sekat bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya, yakni pemberitaan melalui media yang dikelola KIM,” tuturnya.

Akan tetapi Zainal tetap mengingatkan kepada pegiat KIM agar menggunakan Bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat. karena jika meniru apa yang sudah dilakukan oleh media massa, tentu masyarakat akan kesulitan dalam memahami isi dari berita tersebut.

“Yang enak itu membuat berita dengan bahasa yang sering digunakan oleh masyarakat. Karena dengan sajian tersebut mereka akan mudah untuk mencerannya,” pungkasnya.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
25 Atlet Kabupaten Pasuruan Siap Berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

Sebanyak 25 atlet Kabupaten Pasuruan siap berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Pro...

Article Image
Pimpin Upacara Hari Jadi ke 1097. Bupati Mas Rusdi Ajak Wisatawan Berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Bertepatan dengan Hari Jadi ke 1097, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upa...

Article Image
Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gus Shobih Sambut Silaturahmi TNI AU Lanud Muljono

Gus Shobih apresiasi langkah silaturahmi dan anjangsana yang dilakukan jajaran T...

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...