Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

133.148 Ternak di Kabupaten Pasuruan Telah Tervaksin

Gambar berita
27 Oktober 2023 (06:12)
Kesehatan
2192x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Meski kasus nya sangat sedikit, namun Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan masih terus melakukan vaksinasi pada ternak sebagai antisipasi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiah melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet), drh. Panti Absari mengatakan, vaksinasi masih disuntikkan pada ternak seperti sapi, kambing dan domba.

Jumlahnya pun sudah mencapai 133.148 ekor yang sudah divaksin alias 50% dari jumlah populasi ketiga jenis ternak yang tersebar di Kabupaten Pasuruan.

"Total sampai hari ini sudah ada 133.148 ternak yang divaksin. Mulai sapi, kambing dan domba," kata Panti melalui sambungan selulernya, Jumat (27/10/2023).

Dari ratusan ribu ekor ternak yang divaksin, ada sebanyak 39.700 ternak telah disuntik tahap pertama. Kemudian 51.075 ternak telah tervaksin di tahap kedua, 18.036 ternak tervaksinasi tahap ketiga, dan kini sudah mulai vaksinasi tahap keempat dengan 32.749 ekor dan booster tahap sebanyak 39.070 ekor. 

Kata Panti, kesadaran para peternak atau pemilik sapi untuk menyuntikkan vaksin pada sapi-sapi mereka sudah sangat baik. Dampaknya, secara otomatis adalah ketahanan ternak pada penyakit. Baik PMK, LSD atau yang lainnya. 

"Efeknya, jumlah sapi yang disuntik semakin banyak. Sehingga ternak semakin tahan penyakit atau gak gampang kena penyakit," terangnya. 

Sementara itu, saat ditanya perihal perkembangan kasus PMK, Panti menegaskan bahwa dalam dua minggu terakhir, pihaknya tidak menerima laporan temuan kasus baru. 

"Sampai saat ini, belum ada temuan kasus baru untuk PMK tersebut," paparnya. 

Sebagai buktinya, salah satu peternak sapi asal Kalipucang, Kecamatan Tutur, Totok mengakui, tak ada lagi sapi-sapi di wilayah setempat yang terjangkit PMK. Vaksinasi yang dilakukan, cukup efektif dalam menanggulangi ancaman PMK tersebut. 

"Sapi-sapi kami sudah divaksin. Alhamdulillah, semuanya sudah dalam kondisi baik. Tidak ada lagi yang terjangkit PMK," sampainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...