Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kebakaran Hutan dan Lahan Gunung Arjuno - Welirang Capai 300 Hektar Lebih. Pemadaman Manual dan Water Bombing Terus Dilakukan

Gambar berita
27 Agustus 2026 (10:21)
Lingkungan
16x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sampai saat ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Arjuno-Welirang, tepatnya di kawasan Tahura R. Soerjo belum masih terjadi.

Hingga hari kedelapan kejadian, titik api masih terlihat dari Ogal Agil ke punggungan Alas Lali Jiwo. Wilayah tersebut merupakan medan curam di ketinggian 2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga membuat petugas ekstra kerja keras untuk melakukan pemadaman, baik jalur darat maupun udara. 

Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan, hingga Rabu (26/8/2026), luas kawasan yang terbakar diperkirakan lebih dari 300 hektare dan Lokasinya berada di kawasan yang sulit dijangkau.

"Lokasi kebakarannya berupa tebing dan lereng dengan medan curam sehingga petugas kewalahan dalam akses ke sananya. Belum lagi di kawasan tersebut punya vegetasi yang rapat. Terdiri atas cemara gunung, alang-alang, semak belukar, serta rumput," kata Marini melalui sambungan selulernya, Kamis (27/8/2026).

Dijelaskannya, pemadaman karhutla dilakukan secara manual oleh gabungan petugas. Mulai dari polisi kehutanan (polhut), Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Personel tersebut disiagakan di Sawahan Kesek dan Lembah Kijang, Lereng Arjuno.

Sedangkan pemadaman dari udara melalui water bombing menggunakan helikopter yang airnya diambil dari kolam yang berada di Kaliandra. Air tersebut kemudian dibawa menuju titik api di lereng Gunung Arjuno, khususnya punggungan Alas Lali Jiwo.

Namun pemadaman dari udara tidak bisa dilakukan secara maksimal. Pada hari kedelapan, water bombing hanya dilakukan lima kali. Setelah itu, helikopter kembali ke Lanud Abdurahman Saleh.

Water bombing tidak bisa dilakukan maksimal karena terkendala kondisi cuaca. Salah satunya angin kencang.

"Untuk water bombing di hari kedelapan kebakaran hutan, tidak bisa dilakukan lebih dari lima kali. Kami terkendala cuaca. Salah satunya angin kencang," bebernya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...

Article Image
Kebakaran Hutan dan Lahan Gunung Arjuno - Welirang Capai 300 Hektar Lebih. Pemadaman Manual dan Water Bombing Terus Dilakukan

Sampai saat ini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Arjuno-Welirang, te...

Article Image
Hadapi Liga 3 Nusantara. Persekabpas Tambah Amunisi Pemain di Lini Depan

Semakin dekatnya jadwal kompetisi Liga 3 Nusantara, skuad Persekabpas terus mema...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Puluhan Tandon Permanen di Wilayah Terdampak Kekeringan. Masyarakat Manfaatkan Saat Kemarau maupun Penghujan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang membangun...

Article Image
Kementerian Haji dan Umroh RI Apresiasi Pemkab Pasuruan Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu

Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia (RI) mengapresiasi Pemerintah Kabu...