Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Digelontor Rp 6,5 M. Arjuna Agro Techno Park Siap Dinikmati Tahun 2025

Gambar berita
04 Juli 2024 (06:15)
Pariwisata
4071x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tahun ini, Kabupaten Pasuruan kembali menerima gelontoran anggaran dana alokasi khusus (DAK) untuk kelanjutan proyek pembangunan Arjuno Agro Techno Park (AATP) di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari.

Besaran anggarannya mencapai Rp 6,5 Milyar yang akan dipergunakan untuk membangun beberapa fasilitas dan sarana prasarana (sarpras) penunjang di dalamnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Nusantoro mengatakan, seluruh anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pengerjaan pengadaan fasilitas rekreasi penunjang, fasilitas kebersihan, panggung kesenian/pertunjukan, penataan lansekap dan perlengkapannya serta fasilitas mitigasi bencana alam.

Dari enam item tersebut masih terbagi menjadi beberapa sub item yang akan dibangun. Paling banyak dipergunakan untuk penataan lansekap dan perlengkapannya. Diantaranya pekerjaan mechanical elektrikal plumbing, penanaman semak dan tanaman penutup tanah; pengerjaan furniture lansekap, dan lainnya.

Namun dari seluruh item, nominal yang paling besar digunakan untuk membangun menara pandang struktur baja. Sebab nilai pagu nya mencapai Rp 1,256 milyar. Selanjutnya anggaran pembangunan plaza area pengunjung sebesar Rp 525 juta; Penanaman semak dan tanaman penutup tanah dengan anggaran sebesar Rp 433 juta dan amphiteater dengan anggaran Rp 406 juta.

"Kalau paling besar ya untuk membangun menara pandang dengan struktur baja. Nilainya mencapai Rp 1 milyar lebih," kata Santo saat ditemui di ruangannya, Kamis (4/7/2024).

Rencananya, pengerjaan proyek tersebut menghabiskan waktu 150 hari. Terhitung 2 juli dan berakhir pada pertengahan Desember mendatang. Kata Santo, panggilan sapaan Nusantoro, ditargetkan AATP sudah bisa dinikmati di awal tahun 2025 mendatang.

"Insya Allah tahun depan sudah dibuka dan dinikmati sebagai tempat wisata di Kabupaten Pasuruan," jelasnya.

 Selain dana dari pusat, di tahun depan Dispar akan mengusulkan anggaran untuk membangun pagar depan di dalam AATP. Ditegaskan Santo, anggaran tersebut rencananya diusulkan melalui DBHCHT (Dana bagi hasil cukai hasil tembakau) tahun 2025.

"Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, ditahun depan kami usulkan melalui DBHCHT," singkatnya.

Seperti diketahui, sampai saat ini, sejumlah item sarpras di AATP sudah selesai dibangun. Antara lain gedung Tourism Information Center (ITC), plaza pengunjung, wisata kuliner, mushala, dan areal parkir. Adapun pembangunannya menggunakan anggaran DAK yang nilainya sekitar Rp 10,9 miliar. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Pimpin Upacara Hardiknas 2026

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melaksanaka...

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...