Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Gambar berita
01 Oktober 2019 (11:34)
Pemerintahan
3233x Dilihat
0 Komentar
admin

Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara, di Alun-Alun Bangil, Selasa (01/10/2019) pagi.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan upacara sendiri dipimpin oleh Danramil Nongkojajar, Kapten Czi Slamet Nurhadi dan Perwira Upacara dipercayakan kepada Danramil Lumbang, Kapten Adil.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan didapuk sebagai Pembaca Ikrar, serta Zamruddin Agung Prabowo, salah seorang staf Pemkab Pasuruan yang menjadi Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945.

Sedangkan para peserta upacara terdiri dari 1 SST Kodim 0819 Pasuruan, Yonkav 8/2 Kostrad, Puslatpur Marinir, Polres Pasuruan, Satpol PP, Linmas, Korpri, hingga Pelajar SMA/SMK/MA dan 1 unit Korps Musik Pemkab Pasuruan.

Peringatan hari kesaktian Pancasila pada 1 Oktober tahun ini mengambil tema "Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”.  Menurut Wabup Mujib, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimaknai sebagai upaya untuk memperkokoh peran Pancasila sebagai dasar Negara serta ideologi bangsa.

“Pancasila memiliki peran penting sebagai pondasi dasar Negara Indonesia untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan yang meliputi politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan,” katanya.

Tak hanya itu saja, pria yang akrab disapa Gus Mujib itu menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi salah satu saat yang tepat bagi generasi pemuda, untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Nilai-nilai itulah yang kemudian harus dimaknai sebagai sumber kekuatan dan energi untuk membangun kembali jati diri bangsa, utamanya dengan melakukan perubahan yang lebih baik.

“Pancasila tidak akan sakti dengan sendirinya.Kita harus berjuang menjadikan Pancasila sakti. Yaitu Pancasila yang hidup dalam kenyataan. Kesaktian Pancasila harus dimaknai sebagai tuntutan bagi negara dan warganya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...