Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Gambar berita
13 Januari 2026 (14:59)
Ekonomi
1259x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warga Dusun Karangsono, Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan justru tetap bertahan sampai puluhan tahun. 

Beragam jenis sepatu, mulai dari safety shoes sampai sporty shoes menjadi suguhan pemandangan saat memasuki rumah sekaligus pabrik sepatu warga RT 2 RW 5 ini, Selasa (13/1/2026) siang. 

Pantauan di lokasi, sedari pagi, beberapa orang pekerja sudah mulai mengukur pola, memotong bahan kulit, melakukan pemasangan sol luar, hingga melakukan pengemasan. Lokasi nya berbeda-beda, ada yang di rumah dan ada yang ditempatkan dalam satu tempat yang tak jauh dari rumah Riwayat. 

Menurut Riwayat, bisnis usaha sepatu kulit sudah digelutinya sejak tahun 1990. Tepatnya saat ia memutuskan resign alias berhenti bekerja pada salah satu pabrik sepatu di Surabaya.

"Dulu saya buruh pabrik sepatu di Surabaya. Pengen berhenti dan membuat sepatu sendiri di rumah," ungkapnya. 

Niatnya menjadi pengrajin sepatu tak mulus begitu saja. Tak sedikit Riwayat berhadapan pada momen hampir menyerah saat tak ada yang memesan sepatu buatannya, terlebih ketika Indonesia dilanda Pandemi Covid-19.

Namun berbekal ketekunan dan kesabaran, ia tetap bersikukuh pada pendiriannya sebagai pengrajin sepatu kulit.

"Namanya juga usaha. Ada naik turunnya, tapi alhamdulillah semua bisa kami lewati," imbuhnya.

Kini, usahanya tak pernah sepi order. Dalam setahun, setidaknya ada tiga perusahaan yang telah bekerja sama dalam pembuatan safety shoes. Bahkan jumlahnya mencapai antara 2500-3000 pasang sepatu, dan harus selesai selama 6 bulan pengerjaan.

"Alhamdulillah satu pabrik ada yang pesan 800 pasang, 1000 atau 1500 pasang sepatu dan harus selesai dalam jangka waktu 6 bulan," ucapnya. 

Dijelaskan Riwayat, sepatu-sepatu buatannya dibandrol mulai Rp 140 ribu sampai jutaan rupiah, tergantung dari jenis dan bahan yang dipakai untuk membuat sepatu yang berkualitas. 

"Insya Allah sepatu saya ini kualitasnya sangat bagus. Silahkan datang ke sini untuk membuktikannya," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Karangsono, Muhammad Alim menegaskan bahwa Riwayat adalah satu dari beberapa warga yang tetap bertahan menjadi pengrajin sepatu. 

Faktanya, sepertiga dari jumlah penduduk Desa Karangsono, dulunya berprofesi sebagai pengrajin sepatu. Namun seiiring berubahnya zaman, profesi ini tak lagi diminati. 

"Kalau sekarang bisa dihitung, mungkin cuma ada di lima titik saja. Salah satunya di RT 2 RW 5 ini," terangnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Pimpin Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda ke 98

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Berangkatkan Ratusan Atlet dan Official Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melepas keberangkatan kontingen Kabupaten P...

Article Image
Gus Iqdam Ajak Masyarakat Kabupaten Pasuruan Ngaji Bareng Hari Santri Nasional 2026

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan...

Article Image
Launching Official, Jersey, Pemain dan Sponsorship. CEO Persekabpas Mas Rusdi : Jayalah Terus Persekabpas Sampai di Puncak Teratas

Usai meluncurkan jersey official, Persekabpas resmi memperkenalkan official, spo...

Article Image
Persekabpas Launching Jersey Official Liga 3 Nusantara 2026/2027

Ribuan sakeramania menyaksikan launching persekabpas fast Menuju Liga 3 Nusantar...