Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Desa Ngadiwono Ditetapkan Jadi Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Jawa Timur

Gambar berita
21 Oktober 2021 (15:35)
Umum
6156x Dilihat
0 Komentar
admin

Desa Ngadiwono di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Jawa Timur.

Penetapan ini diberikan oleh Kantor Kementrian Agama Wilayah Jawa Timur melalui FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama).

Dari pantauan di lapangan, penetapan Desa Ngadiwono sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama Jatim digelar di Balai Desa Ngadiwono, Rabu (21/10/2021) siang, dan dilakukan oleh Ketua FKUB Kabupaten Pasuruan, KH. Saiful Anam Khalim, serta disaksikan Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) dan undangan lainnya.

Menurut Saiful, ditetapkannya Desa Ngadiwono sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama, lantaran telah memenuhi 3 kriteria penting. Yakni dalam satu desa terdapat lebih dari satu agama yang dianut oleh masyarakatnya. Kemudian terdapat tiga bangunan tempat ibadah dari agama yang berbeda; serta tidak pernah terjadi konflik antar pemeluk agama satu dengan yang lain alias penuh kedamaian, hidup rukun dan damai.

"Ada 3 indikator utama desa sadar kerukunan umat beragama, Yakni ada lebih dari satu agama di desa tersebut. Lalu ada 3 bangunan tempat ibadah yang berbeda, dan tidak pernah ada konflik antar agama atau warga," katanya.

Dijelaskannya, penetapan Desa Ngadiwono sebagai desa sadar kerukunan umat beragama berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang dikeluarkan pada April 2021. Hanya saja, lantaran kasus Covid-19 pada waktu itu sedang tinggi-tingginya, maka untuk penyerahan SK penetapan, baru dilakukan hari ini.

"Karena pandemi sekarang sudah mulai mereda, kasusnya juga sangat rendah, maka bisa kami sampaikan hari ini," singkat Saiful.

Seperti diketahui, desa sadar kerukunan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama. Program ini kali  pertama diselenggarakan pada 2017 dan sudah banyak desa di Indonesia yang sudah selesai ditetapkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Gus Mujib Imron mengaku takjub dengan keharmonisan seluruh warga Desa Ngadiwono yang sangat menjunjung tinggi kerukunan.

Menurutnya, dalam ajaran agama Islam, kerukunan umat beragama adalah amanat Rosululloh SAW, di mana Nabi Muhammad telah menjadi Tauladan Yang Baik dalam segala hal. Salah satunya ajaran saling menghormati, menghargai, toleransi dan tolong menolong sesama manusia.

"Di dalam kehidupan umat, Nabi Muhammad mengajarkan akan pentingnya saling menghormati, menghargai, toleransi dan tolong menolong dengan manusia lainnya. Dan adanya Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama ini menjadi satu contoh dari ajaran beliau," terangnya.

Gus Mujib berharap, keharmonisan antar warga di Desa Ngadiwono maupun seluruh masyarakat se-Kabupaten Pasuruan, tetap dijaga sampai kapanpun.Hal itu dikarenakan Bangsa Indonesia yang juga dikenal sebagai pribumi yang menjunjung tinggi adat ketimuran, yakni mayoritas menghormati minoritas, begitu juga sebaliknya.

"Ngadiwono adalah simbol Desa yang menjunjung tinggi kerukunan. Yang mayoritas harus menghormati dan menghargai yang minoritas. Begitu juga sebaliknya, yang minoritas juga menghormati yang mayoritas. Sama-sama saling menghargai," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Mujib menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa merawat kerukunan. Sehingga kalau masyarakat sudah damai dan rukun, maka akan memberikan kesejahteraan, kebahagiaan yang merata.

"Kerukunan ini menjadi amanat Rosululloh dan konstituen. Kita rawat dengan sebaik-baiknya. Kita bangun dengan kokoh agar tidak ada satu pun yang berusaha merusak kerukunan ini," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...