Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Desa Pancasila di Kabupaten Pasuruan Dikagumi Kabupaten Musi Rawas

Gambar berita
17 Mei 2023 (15:57)
Wisata Budaya
2361x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Kabupaten Pasuruan kembali jadi jujukan studi wawasan nasional.

Kali ini, Wakil Bupati Musi Rawas, Hj. Suwarti berkunjung ke Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/05/2023).

Orang nomor dua di Musi Rawas tersebut datang sekitar pukul 10 pagi dan disambut dengan hangat oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf; Sekda Yudha Triwidya Sasongko hingga pejabat lainnya.

Sesampainya di sana, Suwarti langsung menjelaskan seputar maksud dan tujuan kunjungannya ke Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, ia dan beberapa staf nya dan anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Musi Rawas sengaja datang untuk menimba ilmu seputar Desa Pancasila di Kabupaten Pasuruan, yakni di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari. Utamanya bagaimana menjaga keharmonisan antar umat beragama dalam berbagai aspek kehidupan.

"Kami ingin studi banding atau studi wawasan ke Desa Pancasila di Ngadiwono. Dan itu menurut kami sangat luar biasa kerukunannya," katanya.

Di Musi Rawas ada pula Desa Kerukunan yang dibentuk di sana. Hanya saja, dengan studi banding ke Desa Pancasila di Ngadiwono, Suwarti berharap ada hal baru yang didapatkan untuk kemudian diaplikasikan di Musi Rawas.

"Karena yang kami dengar di Ngadiwono ini Zero Konflik dan harmonis sekali kehidupan antar umat beragama. Inilah yang ingin kami dapatkan tipsnya," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf mengucapkan terima kasih lantaran Kabupaten Pasuruan menjadi jujukan studi wawasan Kabupaten Musi Rawas.

Ia menegaskan bahwa Desa Pancasila di Ngadiwono diresmikan oleh Menteri Agama RI, tahun 2022 lalu. Dalam konteksnya, semua pemeluk agama di Ngadiwono sangat menghormati satu sama lain.

Bahkan apabila ada kegiatan keagamaan dari pemeluk agama yang berbeda, semua penduduk di sana betul-betul toleran dan menghargai.

"Di Kecamatan Tosari ada pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik dan Hindu. Dan semuanya sangat menjunjung tinggi sebuah keharmonisan. Tidak ada konflik apapun di sana. Makanya sampai diresmikan menjadi Desa Pancasila," jelasnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri RAT ke-25, Bupati Rusdi Buka Peluang Kolaborasi Pemda dengan BMT-UGT Nusantara

BMT-UGT Nusantara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 se...

Article Image
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025. Mas Rusdi : Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Umur Harapan Hidup Sampai Komponen Pendidikan, Meningkat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaba...

Article Image
Danrem Kohir dan Gus Shobih Resmikan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Lumbang

Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir bersama Wakil Bupa...

Article Image
Halal Bihalal dengan Ribuan ASN. Bupati Rusdi : Jadikan Idul Fitri Momen Mereset Perilaku dan Kinerja Jadi Makin Baik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel bersama dan Halal Bihalal Idul Fitr...

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...